Kendalikan Peredaran Uang, BI Sultra Ajak Pelajar di Kendari Tabung Uang Koin dan Lusuh Lewat Program KEJAR

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 22:08 41 redaksi

RADAR KENDARI — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat komitmennya dalam mendorong literasi keuangan dan kebanksentralan di kalangan generasi muda.

Melalui momentum Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026, BI Sultra bersinergi dengan OJK, Pemerintah Kota Kendari, LPS, dan perbankan meluncurkan pembukaan 60.819 rekening Simpanan Pelajar (Simpel) di Balai Kota Kendari, Rabu (22/7/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri lebih dari 350 pelajar dan tenaga pendidik tersebut, BI Sultra secara khusus menggelar edukasi mengenai kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

Melalui sosialisasi ini, BI Sultra mengimbau para siswa di Kota Kendari untuk tidak ragu memanfaatkan uang logam (koin) maupun uang kertas lusuh untuk ditabung di bank.

Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi pengendalian peredaran uang kartal dan menjaga kualitas uang beredar di wilayah Sulawesi Tenggara.

Inisiatif BI Sultra mengedukasi pelajar untuk menabung dengan uang koin dan uang lusuh disambut hangat para peserta.

Selain membantu siswa membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini, langkah ini efektif menarik kembali uang tidak layak edar (unfit money) serta uang koin yang sering terendap di masyarakat untuk masuk kembali ke sistem perbankan.

Peluncuran program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Kendari ini berhasil mencatatkan pembukaan 60.819 rekening baru, yang terbagi dalam dua lembaga perbankan daerah:

  • Bank Sultra: Mengakomodasi 50.537 rekening (38.807 rekening untuk 129 SD dan 11.730 rekening untuk 36 SMP).
  • PT BPR Bahteramas Kendari: Mengakomodasi 10.282 rekening (2.298 rekening untuk 13 MI, 4.094 rekening untuk 22 MTs, dan 3.890 rekening untuk 24 MA).

Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M., memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan aktif Bank Indonesia beserta OJK dan otoritas keuangan lainnya yang terus menghadirkan edukasi langsung kepada para pelajar.

“Melalui Program KEJAR dan kolaborasi bersama Bank Indonesia serta perbankan, anak-anak kita tidak hanya diajarkan disiplin menabung, tetapi juga memahami nilai penting Rupiah dan cara pengelolaan keuangan yang sehat sejak dini,” ungkap Siska.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menegaskan bahwa kolaborasi bersama BI dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci sukses memperkuat budaya menabung sebagai gerakan bersama menuju Indonesia Emas 2045.

Selain edukasi CBP Rupiah dari BI Sultra, rangkaian acara juga dilengkapi dengan sosialisasi penjaminan simpanan dari LPS Wilayah III Sulampua serta kuis interaktif literasi keuangan, menjadikan acara ini wahana belajar yang edukatif dan interaktif bagi para siswa di Kota Kendari.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA