Pemkot Kendari Bidik Program LSDP Kemendagri

waktu baca 2 menit
Sabtu, 21 Feb 2026 11:13 306 redaksi

RADARKENDARI.ID – Pemerintah Kota Kendari terus memacu peningkatan kualitas layanan publik.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, mengikuti Zoom Meeting Sosialisasi Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) yang digelar Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Kendari itu menjadi tahap awal dalam proses seleksi 30 kabupaten/kota di Indonesia yang akan mendapatkan dukungan program LSDP.

Amir Hasan menegaskan, Pemkot Kendari siap bersaing dan berkomitmen memenuhi seluruh indikator yang dipersyaratkan agar masuk dalam daftar shortlist nasional.

“Kami melihat LSDP sebagai peluang strategis untuk mempercepat reformasi layanan publik, khususnya dalam tata kelola persampahan. Pemkot Kendari siap meningkatkan regulasi, sistem pendanaan, serta kapasitas kelembagaan agar pelayanan semakin optimal,” ujar Amir Hasan.

Sosialisasi yang diikuti perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia tersebut bertujuan menyamakan persepsi terkait mekanisme pelaksanaan program, persyaratan administrasi, hingga indikator penilaian dalam proses shortlisting.

Perwakilan Ditjen Bina Pembangunan Daerah menjelaskan bahwa LSDP merupakan program reformasi layanan publik yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembenahan tata kelola sektor persampahan secara menyeluruh.

Mulai dari penguatan regulasi, sistem retribusi, peningkatan kapasitas lembaga, hingga perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah dari sumber.

Pemkot Kendari menilai program ini selaras dengan komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan publik yang berkelanjutan.

Jika berhasil masuk shortlist, Kota Kendari berpeluang memperoleh dukungan teknis dan penguatan sistem yang akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan masyarakat.

“Target kami jelas, Kendari harus masuk shortlist 30 daerah. Ini bukan hanya soal prestasi, tetapi langkah konkret untuk mempercepat perbaikan layanan publik di kota ini,” tegas Amir Hasan.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA