Ketua DPC Hanura Kabupaten Konawe, Muh Iksan Saranani. KONAWE – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Konawe resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV di Kecamatan Wawotobi, Kamis (23/4/2026).
Forum ini menjadi momentum penting konsolidasi internal sekaligus titik awal penguatan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Muscab yang berlangsung di Desa Puuwonua tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Tenggara, H. Fajar Ishak Daeng Jaya, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Hanura Sultra, Dahris Djuddawie.
Hadir pula unsur pemerintah daerah dan Forkopimda, termasuk perwakilan Bupati Konawe, Kepala Kesbangpol, dan Kapolsek Wawotobi.
Dalam forum itu, Muh Iksan Saranani resmi menerima mandat untuk menakhodai DPC Partai Hanura Konawe. Ia menegaskan, Muscab kali ini tidak hanya memilih ketua baru, tetapi juga merumuskan arah kebijakan partai untuk lima tahun ke depan.
“Ini bukan sekadar agenda rutin. Kita menyusun langkah strategis untuk menghadapi pemilu legislatif, pemilihan presiden, hingga pemilihan kepala daerah 2029,” ujar Iksan.
Ia menambahkan, konsolidasi struktur menjadi prioritas utama. DPC Hanura Konawe menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat ranting dapat rampung dalam waktu enam bulan ke depan.
Langkah ini dinilai krusial untuk menghidupkan kembali mesin partai hingga ke akar rumput.
Muscab IV juga dihadiri kader dari berbagai kecamatan seperti Wawotobi, Konawe, Lambuya, Uepai, hingga Wonggeduku. Kehadiran mereka mencerminkan semangat soliditas yang ingin dibangun menjelang kontestasi politik mendatang.
Kepada kader, Iksan mengingatkan pentingnya berpolitik secara santun dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
Ia menekankan bahwa Partai Hanura Konawe akan mengambil posisi kolaboratif dengan mendukung program pemerintah serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Politik itu harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita harus hadir, berbaur, dan menjaga silaturahmi,” tegasnya.
Penunjukan Muh Iksan Saranani sebagai Ketua DPC dinilai sebagai langkah percepatan konsolidasi oleh DPD Hanura Sultra.
Dengan pendekatan moderat dan inklusif, Hanura Konawe diharapkan mampu merangkul kembali pengurus kecamatan (PAC) yang vakum serta merekrut calon legislatif potensial.
Kehadiran unsur Forkopimda dalam Muscab ini juga memperkuat legitimasi bahwa proses berjalan sesuai mekanisme organisasi dan aturan yang berlaku.
Dengan kepemimpinan baru, Hanura Konawe kini bersiap menatap Pemilu 2029 dengan target meningkatkan perolehan kursi di DPRD.
Partai juga mengajak masyarakat untuk tidak apatis terhadap politik dan ikut mengawasi kinerja partai sebagai bagian dari pendidikan demokrasi.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar