Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari dan event internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) 2026, Pemkot Kendari bakal menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. GPM bakal dilaksanakan di Kawasan Pantai Nambo pada Sabtu (09/05/2026). KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) kembali menghadirkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan ini akan digelar di kawasan Pantai Nambo, Sabtu, 9 Mei 2026, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari dan event internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) 2026.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia, Bank Sultra, Bulog, Pegadaian, ID Food, Pasar Tani, hingga sejumlah mitra pangan lainnya.
Berbagai bahan kebutuhan pokok akan dijual dengan harga spesial guna menjaga stabilitas pasokan dan menekan lonjakan harga di pasaran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas ekonomi dan kunjungan tamu daerah pada momentum HUT Kota Kendari dan UCLG ASPAC.
Menurut Abdul Rauf, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai komoditas penting akan tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, telur, bawang merah, cabai, hingga kebutuhan pokok lainnya yang menjadi konsumsi harian masyarakat.
Selain menyediakan bahan pangan murah, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan transaksi ekonomi masyarakat dan pelaku usaha lokal di kawasan wisata Pantai Nambo.
Abdul Rauf menambahkan, pemilihan lokasi di Pantai Nambo juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan destinasi wisata Kota Kendari kepada tamu dan delegasi yang hadir dalam kegiatan internasional UCLG ASPAC 2026.
“Kami ingin masyarakat bisa merasakan langsung manfaat kegiatan ini, sekaligus memperlihatkan bahwa Kendari siap menjadi tuan rumah event nasional maupun internasional,” tambahnya.
Pemerintah Kota Kendari pun mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Gerakan Pangan Murah tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih hemat.
Antusiasme masyarakat diperkirakan tinggi mengingat program serupa sebelumnya selalu mendapat sambutan positif dari warga.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar