Kapolda Sultra, Brigjen Pol Himawan Bayu Aji memimpin apel kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Adha di Mapolda Sultra. KENDARI – Memulai masa tugasnya dengan tancap gas, Kapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen. Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., langsung memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran personel.
Pada pelaksanaan apel perdana yang digelar Senin (25/5/2026), jenderal bintang satu ini menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan dan profesionalisme demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sultra.
Dalam arahannya, agenda besar yang menjadi sorotan utama Kapolda adalah pengamanan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Tidak main-main, tercatat ada 1.027 titik lokasi salat Iduladha yang tersebar di seluruh wilayah Polres jajaran Polda Sultra yang wajib dikawal ketat.
“Polri Harus Ada di Setiap Titik Ibadah”
Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di tengah masyarakat adalah harga mati untuk menjamin rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah.
“Pastikan setiap lokasi pelaksanaan ibadah Iduladha ada kehadiran anggota Polri. Kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan pengabdian Polri,” tegas Kapolda Sultra di hadapan peserta apel.
Optimalisasi Operasi Pekat dan Tuntaskan Curanmor
Selain pengamanan hari raya, mantan penyidik senior ini juga menaruh perhatian serius pada pemberantasan penyakit masyarakat.
Ia menginstruksikan agar Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) dilakukan secara optimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga.
Menariknya, Kapolda mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri hanya dengan menangkap pelaku kejahatan, termasuk dalam penanganan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Bagi beliau, keadilan dan kepuasan masyarakat adalah muara utama dari tugas kepolisian.
“Tugas kita belum selesai hanya pada pengungkapan kasus. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat merasakan kepuasan pelayanan dan hadirnya keadilan,” cetusnya.
Waspada Anomali Cuaca: Kedepankan Aksi Kemanusiaan
Menutup arahannya, Kapolda Sultra juga menyoroti tantangan alam berupa anomali cuaca yang tidak menentu saat ini. Kondisi ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana alam di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara.
Ia meminta seluruh personel untuk aktif mengedukasi masyarakat terkait mitigasi bencana dan menjadi garda terdepan dalam aksi penyelamatan jika terjadi musibah.
“Laksanakan langkah-langkah kemanusiaan dengan cepat dan tepat saat terjadi bencana. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Apel perdana ini menjadi momentum krusial sekaligus komitmen kuat dari Polda Sultra di bawah kepemimpinan Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga stabilitas keamanan, dan hadir sebagai pelindung masyarakat yang humanis.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar