Sinergi dalam Doa: Kapolda Sultra dan Masyarakat Larut dalam Kekhusyukan Salat Iduladha 1447 H di Lapangan Presisi

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Mei 2026 16:54 56 radarkendari.id

KENDARI – Gema takbir berkumandang memecah keheningan pagi di Lapangan Presisi Mapolda Sulawesi Tenggara, Rabu (27/5/2026).

Ribuan jemaah yang terdiri dari personel kepolisian dan masyarakat umum larut dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan saat melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah.

Momentum hari raya kurban ini menjadi ruang istimewa yang mempererat tali silaturahmi dan melebur sekat antara aparat kepolisian dengan warga sekitar.

Hadir langsung di tengah-tengah jemaah, Kapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra.

Tausiyah Ustadz Azwar: Mengetuk Pintu Keikhlasan dan Pengabdian

Bertindak sebagai khatib, Ustadz Azwar, LC., M.Thi, menyampaikan khotbah menyentuh hati yang berfokus pada esensi sejati dari Iduladha: peningkatan ketakwaan, keimanan, dan keikhlasan dalam berkorban.

Di hadapan ribuan jemaah, Ustadz Azwar mengingatkan bahwa Iduladha bukanlah sekadar ritual seremonial tahunan, melainkan refleksi mendalam atas keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

“Iduladha mengajarkan nilai keimanan, keikhlasan, dan pengorbanan. Setiap pengabdian yang dilakukan dengan niat tulus dan penuh kesabaran akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ungkap Ustadz Azwar penuh penekanan.

Refleksi Tugas Polri: Melayani adalah Bagian dari Ibadah

Menariknya, dalam khotbah tersebut, Ustadz Azwar juga mengaitkan nilai-nilai luhur Iduladha dengan Korps Bhayangkara. Menurutnya, profesi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat adalah sebuah bentuk “kurban” nyata berupa waktu, tenaga, dan pikiran demi kepentingan publik.

Ada dua poin penting yang digarisbawahi oleh khatib untuk jajaran personel Polda Sultra:

  • Landasan Iman: Tugas pengabdian kepolisian akan terasa ringan dan bernilai pahala berlipat ganda jika didasari oleh ketulusan hati.
  • Menghadirkan Rasa Aman: Menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat merupakan wujud nyata dari ketakwaan kepada Allah SWT.

Simbol Harmonisasi Polri dan Warga

Hingga khotbah berakhir dan jemaah saling bersalaman, seluruh rangkaian ibadah di Lapangan Presisi berjalan dengan sangat aman, tertib, dan penuh rasa kebersamaan.

Bagi Polda Sultra, pelaksanaan Salat Iduladha bersama masyarakat ini bukan sekadar ibadah bersama, melainkan fondasi penting untuk memperkuat nilai spiritual personel.

Dengan bekal spiritual yang kuat, diharapkan setiap langkah penegakan hukum dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara ke depan selalu membawa kedamaian dan keberkahan.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA