Pelantikan Pejabat Pengadilan Agama Kendari Menuai Sorotan, Wartawan Dilarang Ambil Gambar

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Jun 2026 22:21 43 radarkendari.id

KENDARI – Pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pengadilan Agama Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menuai sorotan dan kontroversi, pada Selasa (2/6/2025).

Pasalnya, sejumlah wartawan yang hadir untuk melakukan peliputan dilarang mengambil gambar saat prosesi pelantikan berlangsung.

Bahkan larangan tersebut terjadi ketika awak media hendak mendokumentasikan kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat yang digelar di lingkungan peradilan agama tersebut.

Beberapa jurnalis mengaku diminta menghentikan pengambilan foto maupun video oleh pihak yang bertugas di lokasi acara.

Kebijakan itu memicu pertanyaan dari kalangan media. Pasalnya, pelantikan pejabat publik pada umumnya merupakan kegiatan yang bersifat terbuka dan memiliki nilai informasi bagi masyarakat.

Salah seorang wartawan Erik Lerihardika yang berada di lokasi mengaku kecewa atas pembatasan tersebut.

Menurutnya, dokumentasi merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk menyampaikan informasi kepada publik secara akurat dan berimbang.

“Padahal kami hanya menjalankan tugas peliputan. Tidak ada penjelasan yang jelas mengapa wartawan tidak diperbolehkan mengambil gambar. Dan tadi alasannya bisa ambil dokumentasi di web resmi Pengadilan Agama Kendari. Lantas untuk apa kita turun lapangan mending kita tinggal saja di rumah kalau begitu,” ujarnya dilansir dari Media Online Sultrapedia.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pengadilan Agama Kendari terkait alasan pelarangan pengambilan gambar tersebut.

Diketahui, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan agenda rutin di lingkungan peradilan agama yang kerap dipublikasikan melalui berbagai kanal resmi lembaga peradilan.

Kalangan jurnalis berharap pihak pengadilan dapat memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, sekaligus menjaga keterbukaan informasi publik dan kemitraan yang baik dengan media.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA