Menabrak Karang dan Bocor di Perairan Bokori, 6 Penumpang Kapal Ikan Dievakuasi Selamat oleh Basarnas

waktu baca 2 menit
Selasa, 16 Jun 2026 08:00 74 radarkendari.id

RADAR KENDARI – Sebuah kapal penampung ikan yang memuat enam orang penumpang (POB) dilaporkan menabrak karang dan mengalami kebocoran di sekitar Perairan Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Senin malam (15/6/2026).

Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengungkapkan bahwa informasi kecelakaan kapal ini pertama kali diterima oleh Comm Centre KPP Kendari pada pukul 20.40 WITA dari seorang keluarga korban bernama Herman.

“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 21.00 WITA kami langsung memberangkatkan Tim Rescue KPP Kendari bersama Kru KN. SAR Pacitan menggunakan Rigid Inflatable Boat  (RIB) menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan,” ujar Amiruddin.

Jarak lokasi kejadian dari Dermaga Basarnas Kendari berkisar sekitar 9 Nautical Mile (NM). Di bawah kondisi cuaca cerah dengan gelombang setinggi 0,5 hingga 1,25 meter serta kecepatan angin 12,5 km/jam dari arah timur laut, tim penyelamat bergerak cepat melakukan penyisiran.

Kapal penampung ikan tersebut awalnya bertolak dari Banggai menuju Kendari pada Senin dini hari, pukul 04.00 WITA. Namun, dalam perjalanan tepatnya pukul 20.30 WITA, kapal nahas tersebut menabrak karang di sekitar Perairan Bokori hingga mengakibatkan lambung kapal mengalami kebocoran.

Hanya berselang hampir setengah jam setelah diberangkatkan, tepatnya pada pukul 21.29 WITA, Tim Rescue KPP Kendari berhasil menemukan kapal beserta keenam penumpangnya dalam kondisi selamat. Lokasi penemuan berada sekitar 97 meter dari titik perkiraan awal (Last Known Position/LKP).

“Seluruh korban langsung dievakuasi ke dermaga penyebrangan Bokori di Kecamatan Soropia dan telah diserahterimakan kepada pihak keluarga yang menunggu,” tambah Amiruddin.

Berikut data 6 orang penumpang kapal yang berhasil diselamatkan:

1. Nias (Laki-laki, 42 tahun) – Pemilik kapal

2. Bahri (Laki-laki, 38 tahun)

3. Ebit (Laki-laki, 42 tahun)

4. Asrin (Laki-laki, 25 tahun)

5. Tamrin (Laki-laki, 43 tahun)

6. Arsad (Laki-laki, 42 tahun)

Aksi cepat tanggap ini melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Search Mission Coordinator (SMC) beserta staf KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, Kru KN. SAR Pacitan, dan dibantu pihak keluarga korban.

Adapun alat utama (alut) yang dikerahkan dalam operasi ini meliputi rescue car, RIB, peralatan medis (palsar medis), peralatan evakuasi, alat komunikasi, serta peralatan pendukung keselamatan lainnya.

“Dengan dievakuasinya seluruh penumpang kapal dalam keadaan selamat, Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal penampung ikan di perairan Bokori ini dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” pungkas Amiruddin.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA