Dukung Investasi PT TIS, Ratusan Warga Konsel Datangi DPRD Sultra Minta Publik Objektif

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 15:20 36 redaksi

RADAR KENDARI — Ratusan warga Desa Bangun Jaya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mendatangi Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (30/6/2026).

Dilansri dari Media Online Kongkrit Post, kedatangan massa ini untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan dukungan terhadap rencana operasional perusahaan tambang PT Tambang Indonesia Sejatra (TIS) di wilayah mereka.

Warga menilai, kehadiran perusahaan di daerah mereka dapat menjadi peluang besar untuk membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Aksi yang berlangsung damai dan tertib tersebut dipusatkan di depan gerbang utama DPRD Sultra. Dalam tuntutannya, warga meminta pemerintah dan lembaga terkait untuk melihat persoalan PT TIS secara menyeluruh dengan mengedepankan fakta riil di lapangan.

Perwakilan massa aksi, Abdi, dalam orasinya menyampaikan bahwa masyarakat Desa Bangun Jaya memiliki pandangan langsung mengenai kondisi wilayah mereka yang sebenarnya.

Ia menyayangkan munculnya sejumlah informasi yang dinilai sengaja membentuk opini negatif di tengah masyarakat, padahal aktivitas pertambangan belum berjalan sepenuhnya.

“Hari ini perlu kita ketahui bahwa pertambangan ini belum beroperasi secara penuh. Namun ada pihak atau organisasi yang mencoba memprovokasi masyarakat dengan data yang tidak berbasis fakta di lapangan,” ujar Abdi di sela-sela aksi, Selasa (30/6/2026).

Menurut Abdi, masyarakat berharap persoalan investasi ini tidak hanya dilihat dari satu sudut pandang. Legalitas resmi perusahaan serta kondisi sosial-ekonomi masyarakat lingkar tambang juga perlu menjadi pertimbangan utama.

Massa aksi menegaskan bahwa PT TIS telah mengantongi izin resmi sesuai regulasi yang berlaku.

Oleh karena itu, warga meminta pihak terkait melakukan peninjauan atau pemeriksaan berdasarkan dokumen legal dan fakta konkret, bukan atas dasar isu liar yang berkembang.

Warga juga mengimbau agar semua pihak tidak menyebarkan tudingan sepihak yang belum menggambarkan kondisi sebenarnya, karena hal tersebut berpotensi memicu keresahan di lingkungan warga. Bagi mereka, kehadiran investasi semestinya menjadi ruang untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Jangan sampai masyarakat diberikan informasi yang membuat resah. Kami ingin semua pihak melihat persoalan ini secara objektif,” tegas Abdi.

Melalui aksi ini, warga Desa Bangun Jaya meminta DPRD Sultra dan instansi terkait agar bertindak sebagai penengah yang melihat persoalan secara berimbang demi mencegah terjadinya konflik sosial.

Warga berharap operasional perusahaan dapat berjalan sesuai aturan, tetap berkomitmen menjaga lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian lokal.

Aksi penyampaian pendapat ini berjalan dengan sangat tertib di bawah pengawalan ketat aparat keamanan sebelum akhirnya massa membubarkan diri secara teratur.

Warga berharap aspirasi mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah dalam mengambil langkah kebijakan terkait keberadaan PT TIS di Konawe Selatan.

Penulis : Usman
Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA