Bantu Balita Penderita Penyakit Langka, Dinkes Sultra Upayakan Fasilitasi Rumah Singgah di Jakarta

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Jul 2026 17:20 48 redaksi

RADAR KENDARI – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Andi Edy Surahmat, menunjukkan kepedulian terhadap kondisi Aulya Shanum, anak asal Kota Kendari yang tengah berjuang melawan penyakit langka dan membutuhkan transplantasi hati.

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan redaksi Sultra Klik di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (16/7/2026).

Dalam wawancara tersebut, dr. Andi Edy Surahmat menyampaikan apresiasi kepada Sultra Klik yang telah melakukan konfirmasi langsung terkait kondisi pasien.

Menurutnya, informasi dari media menjadi bagian penting untuk memastikan pemerintah memperoleh gambaran utuh mengenai kebutuhan pasien dan keluarganya.

Ia mengatakan, Dinas Kesehatan Sultra telah berupaya menjalin komunikasi dengan ibu pasien, Lyana, guna mengetahui perkembangan kondisi Aulya sekaligus mencari solusi yang dapat diberikan pemerintah daerah.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah membantu penyediaan tempat tinggal bagi keluarga pasien selama menjalani pengobatan di Jakarta.

Menurutnya, keluarga pasien dapat diarahkan memanfaatkan kantor perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Jakarta agar beban biaya akomodasi dapat ditekan.

“Insyaallah ini bisa membantu keluarga pasien. Bahkan jika dalam waktu dekat saya berada di Jakarta, saya akan menyempatkan diri mengunjungi Aulya dan Ibu Lyana untuk memberikan dukungan secara langsung,” ujar dr. Andi Edy Surahmat.

Terkait bantuan biaya operasional pengobatan, ia menjelaskan bahwa penggunaan anggaran pemerintah daerah harus mengikuti ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Meski demikian, pihaknya akan terus mengupayakan berbagai alternatif agar kebutuhan pasien dapat terpenuhi sesuai mekanisme yang ada.

Ia juga menegaskan bahwa persoalan kemanusiaan seperti ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Sultra.

Karena itu, dirinya berkomitmen menyampaikan kondisi pasien kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, agar dapat dibahas lebih lanjut apabila ada kesempatan dalam waktu dekat.

“Bagaimanapun ini adalah masyarakat Sulawesi Tenggara yang membutuhkan pertolongan. Saya akan mencoba membicarakan hal ini dengan Bapak Gubernur. Insyaallah jika ada kesempatan bertemu dalam waktu dekat, persoalan ini akan saya sampaikan,” tutupnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA