Gelar Musprov I di Kendari, Gimnastik Indonesia Sultra Siapkan Nakhoda dan Program Baru

waktu baca 3 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 17:58 57 redaksi

RADAR KENDARI  – Pengurus Provinsi Gimnastik Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) I periode 2026–2030 di Ballroom Krakatau Lantai 5, Hotel Horison Kendari, Sabtu (15/8/2026).

Musprov tersebut mengusung tema “Gimnastik Sultra Bergerak, Berprestasi, dan Bercahaya” dengan tagline “Bersama Mewujudkan Sulawesi Tenggara Maju.”

Ketua Panitia Musprov, Andi Sultan, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gimnastik Indonesia serta keputusan Pengurus Provinsi Gimnastik Indonesia Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, terdapat sejumlah agenda utama dalam Musprov, di antaranya mengevaluasi pelaksanaan program kerja kepengurusan periode 2022–2026, menyusun program kerja periode 2026–2030, serta memilih dan menetapkan Ketua Gimnastik Indonesia Sultra yang baru.

“Musprov ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pengurus, atlet, dan para pemangku kepentingan,” kata Andi Sultan.

Ia menyebutkan, total peserta yang hadir mencapai 70 orang. Peserta terdiri dari stakeholder terkait, dua perwakilan Pengurus Pusat Gimnastik Indonesia, serta perwakilan pengurus kabupaten/kota.

“Sebanyak 10 kabupaten/kota hadir dalam Musprov ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Gimnastik Indonesia Sultra periode 2022–2026, Hj. Hasmawaty, mengatakan Musprov merupakan amanat organisasi yang menjadi momentum untuk mengevaluasi kepengurusan sekaligus memilih kepengurusan baru.

Ia menjelaskan, kepengurusan periode 2022–2026 dilantik pada 6 Juli 2022. Selama masa kepemimpinannya, pihaknya lebih banyak berfokus pada pembenahan internal organisasi dan membangun fondasi pembinaan gimnastik di Sultra.

“Alhamdulillah, capaian penting telah kita raih bersama dengan terbentuk dan dilantiknya Persani di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Ini merupakan pondasi penting agar pembinaan bisa berjalan sampai ke akar rumput,” ujarnya.

Hasmawaty juga menyampaikan bahwa Gimnastik Indonesia Sulawesi Tenggara telah resmi terdaftar sebagai salah satu cabang olahraga di bawah naungan KONI Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, legalitas tersebut menjadi langkah awal bagi Gimnastik Sultra untuk mengikuti berbagai event resmi, baik di tingkat daerah maupun nasional, sekaligus memperkuat koordinasi, sosialisasi, dan pelatihan di daerah.

“Musprov hari ini adalah momentum kita untuk evaluasi, menyusun program kerja lima tahun ke depan, dan memilih nakhoda yang baru. Harapan kami, pengurus periode 2026–2030 bisa langsung action dan tancap gas dalam pembinaan atlet untuk mengikuti event selanjutnya dan mengharumkan nama Sulawesi Tenggara,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan amanah sebagai pengurus masih terdapat kekurangan.

“Mari kita jadikan Musprov ini sebagai ajang silaturahmi dan musyawarah yang demokratis demi kemajuan Gimnastik Sultra yang lebih maju, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” tuturnya.

Sekretaris KONI Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Lasawali, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musprov tersebut. Ia menilai kehadiran 10 pengurus kabupaten/kota menjadi modal penting dalam pengembangan organisasi dan pembinaan atlet.

Ia berharap kepengurusan periode sebelumnya tetap memberikan kontribusi dan masukan kepada kepengurusan yang baru.

“Secara pribadi dan organisasi saya merasa bahwa kepengurusan 2022–2026 itu berhasil,” ujar Lasawali.

Menurutnya, tema “Gimnastik Sultra Bergerak, Berprestasi, dan Bercahaya” harus diwujudkan melalui program nyata dan pembinaan atlet yang berkelanjutan oleh kepengurusan periode 2026–2030.

Sementara itu, Wakil 1 Gimnastik Indonesia, Hj. Novilia, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musprov Gimnastik Indonesia Sultra.

Ia berharap Musprov tersebut melahirkan kepengurusan yang solid dan progresif serta mampu membawa pesenam Sultra berprestasi di tingkat daerah, nasional hingga internasional.

“Pengkab, Pengkot bersama KONI serta pemerintah daerah adalah kunci utama untuk mewujudkan ekosistem prestasi yang berkelanjutan,” katanya.

Novilia juga memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus Gimnastik Sultra masa bakti sebelumnya atas dedikasi, waktu, dan energi yang telah diberikan untuk mengembangkan olahraga gimnastik di Sulawesi Tenggara.

Ia berpesan agar Musprov berlangsung dengan semangat musyawarah untuk mufakat, menjunjung tinggi sportivitas organisasi, serta mengutamakan kepentingan dan prestasi atlet.

“Semoga mendapatkan figur pemimpin yang memiliki komitmen total, integritas, dan visi modern untuk memajukan olahraga gimnastik di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Musprov I Gimnastik Indonesia Sultra diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus pijakan baru dalam memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi gimnastik Sulawesi Tenggara di tingkat nasional maupun internasional.

Laporan: La Ode Idris Syaputra
Editor: Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA