Kepala BPBD Kota Kendari Cornelius Padang saat diwawancarai di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (12/2/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra RADAR KENDARI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi krisis air bersih akibat musim kemarau panjang.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, menyatakan bahwa pihaknya tengah mendata wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak paling parah.
Guna memastikan pasokan air bersih tetap terjaga, BPBD siap membuat tempat penampungan air sementara dan mengantarkan air langsung ke titik-titik pemukiman warga.
“Kita tidak bisa menyuplai dari rumah ke rumah. Jadi perlu ada penampungan di suatu titik/kompleks sehingga masyarakat bisa mengambil air dari sana,” ujar Cornelius Padang, Kamis (20/08/2026).
Berikut beberapa poin utama langkah antisipasi dan kesiapsiagaan BPBD Kota Kendari:
Meski hingga saat ini BPBD Kota Kendari belum menerima laporan resmi terkait dampak kekeringan dari warga, langkah antisipasi dini tetap disiagakan untuk meminimalkan risiko bencana kekeringan di wilayah Kota Kendari.
Laporan : Agus Setiawan
Tidak ada komentar