Kemarau Panjang, BPBD Kota Kendari Siagakan Penampungan Air Bersih untuk Warga

waktu baca 2 menit
Minggu, 23 Agu 2026 22:52 56 redaksi

RADAR KENDARI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi krisis air bersih akibat musim kemarau panjang.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, menyatakan bahwa pihaknya tengah mendata wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak paling parah.

Guna memastikan pasokan air bersih tetap terjaga, BPBD siap membuat tempat penampungan air sementara dan mengantarkan air langsung ke titik-titik pemukiman warga.

“Kita tidak bisa menyuplai dari rumah ke rumah. Jadi perlu ada penampungan di suatu titik/kompleks sehingga masyarakat bisa mengambil air dari sana,” ujar Cornelius Padang, Kamis (20/08/2026).

Berikut beberapa poin utama langkah antisipasi dan kesiapsiagaan BPBD Kota Kendari:

  • Pemanfaatan Sumur Pompa Mandiri: BPBD memanfaatkan sumber air dari sumur pompa milik sendiri yang kualitas airnya dinilai sangat baik untuk disalurkan ke masyarakat.
  • Inovasi Penampungan Terpal: Sebagai alternatif cepat dan efisien, BPBD mengkaji pembuatan tempat penampungan air darurat menggunakan terpal yang diisi air bersih.
  • Kolaborasi Lintas Instansi: Jika kondisi kemarau semakin parah, BPBD akan berkoordinasi dan meminta bantuan ketersediaan tawar/penampung air dari instansi lain, seperti Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Balai Wilayah Sungai (BWS).
  • Masa Kesiapsiagaan Bencana: Status kesiapsiagaan ditetapkan selama kurang lebih dua hingga tiga bulan, terhitung mulai Agustus hingga Oktober.

Meski hingga saat ini BPBD Kota Kendari belum menerima laporan resmi terkait dampak kekeringan dari warga, langkah antisipasi dini tetap disiagakan untuk meminimalkan risiko bencana kekeringan di wilayah Kota Kendari.

Laporan : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA