Tingkatkan Minat Baca, Bunda Literasi Resmi Buka Kegiatan Gema Mobasa di SDN 2 Kendari

waktu baca 2 menit
Kamis, 24 Sep 2026 23:55 27 redaksi

Radar Kendari — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Bunda Literasi Kota Kendari resmi meluncurkan kegiatan Gema Mobasa (Gerakan Bersama Gemar Membaca Berbasis Inklusi Sosial).

Acara pembukaan ini digelar di SD Negeri 2 Kendari, Kecamatan Baruga, pada Rabu (23/9/2026) mulai pukul 08.30 WITA.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Camat Baruga, para lurah, kepala sekolah, guru, serta ratusan siswa ini menjadi langkah nyata Pemkot Kendari dalam memperkuat budaya literasi hingga ke tingkat sekolah dasar dan masyarakat luas.

Bunda Literasi Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, menegaskan bahwa Gema Mobasa bukan sekadar acara seremonial semata, melainkan komitmen berkelanjutan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap kegiatan membaca.

“Gema Mobasa merupakan wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan, bukan beban; sebagai kebutuhan, bukan sekadar tugas sekolah,” ujar Shintya dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut.

Shintya menambahkan, literasi merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Anak-anak yang gemar membaca akan tumbuh menjadi generasi yang berpikir kritis, kreatif, serta mampu bersaing di era global.

Oleh karena itu, pengoperasian mobil perpustakaan keliling dinilai sebagai langkah strategis untuk mendekatkan akses buku kepada anak-anak dan warga, khususnya yang berada di wilayah pinggiran kota.

“Kehadiran mobil perpustakaan keliling yang menjangkau sekolah dan lingkungan warga adalah langkah tepat untuk mendekatkan buku kepada masyarakat, terutama mereka yang selama ini masih sulit mengakses perpustakaan secara langsung,” tambahnya.

Pelaksanaan Gema Mobasa ini didasari oleh Peraturan Wali Kota Kendari Nomor 59 Tahun 2022 tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial serta Keputusan Wali Kota Kendari Nomor 309 Tahun 2026.

Regulasi ini mendasari pembentukan Kelompok Kerja Gerakan Bersama Gemar Membaca pada Satuan Pendidikan Dasar, Pendidikan Khusus, dan Masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Literasi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala SDN 2 Kendari, Zainuddin Rapi, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran guru dan relawan literasi yang telah mempersiapkan dan mendukung suksesnya gelaran acara ini.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Kendari berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dapat terus terjalin kuat guna mewujudkan Kota Kendari yang cerdas, literat, dan berbudaya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA