Pj Wali Kota Kendari Wujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

waktu baca 6 menit
Kamis, 9 Nov 2023 10:05 97 radarkendari.id

Kendari – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mendukung program Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang digaungkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Itu diwujudkan lewat penerapan Quick Response Indonesian Standar (QRIS) dalam setiap transaksi pemerintah.

Asmawa menjelaskan, penerapan implementasi QRIS Bank Sultra dalam setiap transaksi pemerintah daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kendari merupakan bagian dari percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

“Dengan adanya percepatan dan perluasan digitalisasi, maka peluang pengembangan ekonomi dan peluang digital akan semakin terbuka,” ungkap Asmawa usai mensosialisasikan penggunaan QRIS Bank Sultra kepada ASN Pemkot Kendari di Balai Kota Kendari, kemarin.

Disisi lain, menurut Asmawa, pengembangan ekonomi dan digital tentu sangat bermanfaat bagi Pemda, pelaku usaha dan masyarakat secara umum, dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Kepala Biro Umum Sekretariat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini menambahkan, Bank Sultra telah mengambil peran dalam upaya mendorong percepatan akselerasi transaksi secara digital di Kota Kendari, dengan fitur QRIS yang tersemat dalam Mobile Banking Bank Sultra

“Maka dengan hadirnya fitur QRIS Bank Sultra ini, adalah bentuk sinergi dan kolaborasi secara nyata yang mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Kota Kendari,” kata Asmawa Tosepu.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif menjelaskan, penambahan fitur QRIS dalam layanan Mobile Banking Bank Sultra sangat penting dalam rangka mewujudkan digitalisasi transaksi nasabah. “Tahun ini (2023) kita launching. Fitur QRIS ini sudah masuk dalam rencana bisnis bank tahun ini,” ungkap Abdul Latif.

Terdapat beberapa keunggulan yang bisa dirasakan nasabah saat bertransaksi menggunakan QRIS Bank Sultra, kata Abdul Latif. Diantaranya, penggunaan QRIS yang bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri.

Selanjutnya, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. Kemudian, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel.

“Keunggulan lainnya yakni transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran,” kata Abdul Latif.

Sekedar informasi inovasi QRIS Bank Sultra sudah tersemat dalam Aplikasi Mobile Bank Sultra yang bisa di unduh melalui Google Play Store dan App Store.

Wujudkan Layanan Berbasis Digital

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu menginginkan setiap layanan masyarakat di Kota Lulo wajib berbasis digital. Itu dimulai dari layanan administrasi kependudukan (Adminduk). Kemarin, Asmawa mendampingi Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi meresmikan Indentitas Kependudukan Digital (IKD) di Ruang Terbuka Publik (RTP) Kali Kadia.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu (kanan) menerima secara simbolis blanko KTP Elektronik yang diserahkan langsung. Tuguh Setyabudi (kiri), kemarin.

Asmawa mengatakan, launching IKD dilaksanakan untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa identitas kependudukan (E-KTP) tidak hanya tersedia dalam bentuk fisik (kartu) melainkan juga berbasis digital.

Ia pun mengimbau masyarakat Kota Kendari untuk segera melaksanakan integrasi untuk kepemilikan IKD dengan melaksanakan aktivasi di Kantor Dukcapil di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kendari.

“Launching Indentitas Kependudukan Digital (IKD) sudah atas izin persetujuan dari Dirjen Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Kalau sudah aktivasi IKD maka akan membantu masyarakat mendapatkan layanan digital di Mall Pelayanan Publik (MPP) di Balai Kota yan mana MPP kita sudah berstatus MPP Digital sebelumnya. Kendari menjadi satu dari dua puluh daerah yang memiliki MPP Digital,” ungkap Asmawa Tosepu.

Kepala Biro Umum Sekretariat Kemedagri ini mengungkapkan, dari jumlah penduduk 347.381 jiwa yang ada di Kota Kendari dengan jumlah wajib KTP Kota Kendari 237.811 tercatat baru 3 persen atau 7.134 jiwa yang melakukan aktivasi IKD

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengapresiasi launching dan aktivasi IKD di Kendari. Menurutnya, penerapan IKD sangat baik dalam rangka memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai layanan masyarakat dengan cepat dan tepat.

“Kami harap Pemerintah Kota Kendari segera mengajak masyarakatnya agar segera mengaktivasi IKD agar semakin memudahkan masyarakat mendapatkan layanan,” kata Teguh Setyabudi.

Sementara itu, Kepala Dukcapil Kendari Iswanto Dongge mengimbau masyarakat yang ingin melaksanakan aktivasi IKD bisa langsung mengunjungi Kantor Dukcapil di MPP Kota Kendari.

Adapun cara mendapatkan IKD sangat mudah, kata Iswanto. Warga cukup mendownload aplikasinya melalui Play Store atau App Store dengan mengklik “IKD”.

Setelah diinstal, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan mengikuti petunjuk seperti mengisi nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Email, dan nomor kontak.

“Setelah itu, masyarakat diminta untuk mengakses barcode yang bisa di peroleh di Kantor Dukcapil yang ada di MPP Digital Balai Kota Kendari. Setelah mendapatkan barcode warga kemudian mendapatkan password untuk mengakses IKD yang dikirimkan melalui email warga,” jelas Iswanto.

Selain untuk mendukung operasional MPP Digital, kata Iswanto, kehadiran IKD juga membantu pemerintah dalam menghemat anggaran pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) karena sudah tidak memerlukan blangko.

“Penggunaan IKD bisa lebih hemat anggaran dan efisien dalam penggunaannya. Yang terpenting lewat IKD masyarakat bisa mendapatkan layanan dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.

Targetkan Nilai SPBE di Angka 3, Kota Kendari Terus Lakukan Perbaikan

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kendari didampingi Kadis Diskominfo Kota Kendari memimpin rapat untuk melengkapi data dukung terkait evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pertemuan ini digelar di ruang rapat Sekda Kota Kendari, Kamis (21/9/2023).

Asisten administrasi umum Setda Kota Kendari, Makmur S.Pd, M.Pd meminta pada sejumlah OPD yang belum melengkapi kebutuhan data untuk evaluasi SPBE Kota Kendari, agar segera melengkapinya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Nismawati mendampingi Asisten III Setda Kota Kendari Makmur dalam mensosialisasikan program SPBE di Balai Kota Kendari.

“Data dukung yang diminta oleh Asesor Nasional terakhir besok, jika tidak atas Perintah Undang-Undang kita akan datang ke setiap OPD untuk menagih itu,” tegasnya.

Menurutnya, data dukung yang dibutuhkan diantaranya, Screenshot Aplikasi, Perwali, SOP dan demo aplikasi tersebut.

Kadis Diskominfo Kota Kendari Dr.Ir. Nismawati, M.Si, mengungkapkan, rapat ini digelar sebagai tindak lanjuti hasil review Kementerian PANRB terkait SPBE Kota Kendari.

Menurutnya, ada beberapa data dukung yang diminta belum dilampirkan, karena dalam penilaian SPBE ini ada beberapa tahapan.

Suasana pemaparan yang dipimpin langsung Asisten III Setda Kota Kendari, Makmur di Balai Kota Kendari, kemarin.

“Tahapan pertama adalah penilaian mandiri itu dilakukan oleh tim asesor internal, jadi kita bisa menilai tim asesor itu terdiri dari beberapa OPD yang bisa menilai sendiri sudah sampai dimana SPBE nya,” ungkapnya.

Mantan Kadis DLHK ini menambahkan, dari empat penilaian evaluasi SPBE yaitu kebijakan, tata kelola, manajemen, dan layanan. Yang tertinggi di Kota Kendari yaitu domain layanan, karena rata-rata aplikasi di setiap OPD sudah berfungsi. Sedangkan poin terendah berada di kebijakan dan tata kelola. Kebijakan sudah bisa mencapai poin 3, sedangkan ditata kelola dan manajemen, beberapa dokumen masih harus disiapkan dan dianggarkan.

“Saya harap tahun ini kita mendapatkan nilai bagus karena tahun kemarin kita mendapatkan posisi 2,01 dan kalau bisa tahun ini kita mendapatkan posisi di angka 3,” jelasnya.

(ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA