Kakanwil Kemenag Sultra Apresiasi Jajaran Sukses Kumpulkan Donasi Palestina Hingga Rp 1,2 Miliar

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Des 2023 23:11 140 radarkendari.id

Kendari, RADARKENDARI.ID – Setelah melakukan penggalangan donasi untuk korban tragedi kemanusiaan Palestina, jajaran Kemenag Sultra berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp 1,28 miliar. Hal tersebut disampaikan langsung Kakanwil Kemenag Sultra H Muhamad Saleh, Jumat (1/12/2023).

Donasi berasal dari seluruh jajaran Kemenag Sultra mulai dari Kanwil, Kemenag kab/kota, madrasah hingga KUA yang tersebar di 17 kab/kota se Sultra. Donasi tersebut telah dikirimkan untuk membantu kebutuhan warga Palestina.

“Semua ini sebagai bentuk solidaritas kita, dan kita niatkan semata-mata untuk saudara-saudara kita yang mengalami tragedi kemanusiaan di Palestina. Mudah-mudahan apa yang sudah kita kumpulkan ini dapat membantu meringankan beban mereka,” ungkapnya.

Adapun total donasi dimaksud terkumpul melalui dua tahapan. Tahap pertama, Kemenag Sultra mengumpulkan Rp 800 juta, dan tahap kedua sebesar Rp 487juta melalui Rekening Donasi Palestina Kanwil Kemenag Sultra. Selanjutnya, donasi tersebut ditransfer ke rekening Donasi Palestina Kementerian Agama RI.

Kakanwil mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Kemenag Sultra dan berharap donasi tersebut bisa membantu warga Palestina yang terdampak khususnya untuk kebutuhan makanan dan kesehatan.

Muhamad Saleh juga menegaskan, jika tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina adalah imbas dari konflik politik antara Palestina dan Israel, bukan dipicu oleh masalah agama.

Untuk itu, Kakanwil mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk tetap harmonis dalam kehidupan bermasyarakat di tengah kemajemukan. Masyarakat Indonesia khususnya di Sultra harus tetap mengedepankan moderasi beragama agar hubungan sosial tetap harmonis.

“Dengan Moderasi beragama yang menjadi program yang terus digaungkan oleh Kementerian Agama RI, kita harus selalu menjaga kerukunan dan toleransi. Masyarakat Indonesia khususnya di Sultra harus hidup secara moderat karena memiliki masyarakat yang beragam latar belakang,” pungkasnya. (ndi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA