Penyerahan penghargaan akuisisi terbaik dari Bank Indonesia kepada insan perbankan di Sultra. RADARKENDARI.ID – Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulawesi Tenggara menggelar “Sunset Privat Trip” di atas Kapal Pinisi Kendari, yang menjadi ajang pertemuan strategis dan silaturahmi bagi pimpinan Bank Umum se-Kendari.
Pada kegiatan tersebut, Bank Sultra mencatatkan prestasi membanggakan sebagai Juara 2 dalam Lomba Akuisisi QRIS sepanjang tahun 2025, penghargaan yang diserahkan di hadapan anggota BMPD Sultra bawah naungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pencapaian ini diraih berkat perluasan ekosistem digital yang signifikan. Data menunjukkan Bank Sultra memiliki 16.894 pengguna QRIS, 649 merchant QRIS, dan volume transaksi mencapai 403.373 transaksi pada tahun 2025.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan yang diberikan oleh Bank Indonesia.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa Bank Sultra terus bertransformasi menjadi bank yang adaptif terhadap teknologi. Kami berkomitmen untuk terus mempermudah akses keuangan masyarakat melalui digitalisasi.” ungkap Andri.
Selain pemberian apresiasi, kegiatan juga menampilkan peluncuran Album “Rupiah Meambo” 2026, karya orisinal KPwBI Sultra yang kini tersedia di Spotify.
Album berisi 10 lagu ini mendukung kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, mengajak masyarakat untuk lebih menghargai mata uang nasional melalui seni musik.
Andri mengapresiasi langkah inovatif ini dan menekankan pentingnya sinergi antar-bank untuk stabilitas ekonomi daerah.
“Peluncuran album ini adalah cara segar untuk mengedukasi masyarakat, serta momentum untuk menyelaraskan program kerja tahun 2026.” kata Andri.
Kepala KPwBI Sultra, Edwin Permadi, menekankan pentingnya kebersamaan antar-anggota BMPD.
Ia mengungkapkan bahwa anggaran program kerja BMPD Sultra tahun 2026 meningkat menjadi Rp1,22 miliar, dengan fokus pada perluasan digitalisasi sistem pembayaran dan literasi Rupiah.
Acara ditutup dengan diskusi santai sambil menikmati sunset di Teluk Kendari, sekaligus mendorong penggunaan QRIS untuk percepatan digitalisasi daerah.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar