Konferensi Pers BNNP Sultra terkait capaian kinerja sepanjang 2025, Selasa (30/12/2025). Foto : Agus Setiawan. RADARKENDARI.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis capaian kinerja akhir tahun 2025 dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Hingga penghujung tahun, BNNP Sultra mencatatkan keberhasilan signifikan dalam menekan peredaran barang haram di wilayah Bumi Anoa.
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sultra, Alam Kusuma, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya berhasil mengungkap 14 Laporan Kasus Narkotika (LKN) dengan total 17 tersangka laki-laki.
Dari pengungkapan tersebut, petugas menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar, termasuk hasil operasi bersama pihak Bea Cukai.
“Total barang bukti yang berhasil kami amankan terdiri dari 4.157,98 gram sabu, 7.576,41 gram ganja, dan 63 gram opium cair,” ujar Alam Kusuma.
Berdasarkan akumulasi barang bukti tersebut, BNNP Sultra mengestimasikan telah menyelamatkan sekitar 51.828 jiwa masyarakat Sulawesi Tenggara dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Selain penindakan hukum, BNNP Sultra juga masif melakukan upaya preventif. Tercatat sebanyak 329 kegiatan sosialisasi P4GN telah dilaksanakan dengan menjangkau 55.779 peserta di berbagai wilayah.
Program unggulan “Desa Bersinar” (Bersih Narkoba) juga sukses dibentuk di lima titik, antara lain di Kelurahan Gunung Jati (Kendari), Kelurahan Alolama (Kendari), Desa Lagasa (Muna), Kelurahan Ulu Wolo (Kolaka), dan Kelurahan Laibuku (Bau-Bau).
Di sisi pemulihan, bidang rehabilitasi menunjukkan performa melampaui target: Layanan Rawat Jalan:Memberikan layanan kepada 311 klien dari target awal 163 orang (realisasi 190,8%).
Selanjutnya, Pasca Rehabilitasi: Menangani 180 mantan penyalahguna agar dapat kembali produktif dan berfungsi sosial (realisasi 109%), dan Deteksi Dini: Melakukan tes urine terhadap 4.044 orang, dengan hasil 37 orang dinyatakan positif.
Sinergi dan Perang Melawan Narkoba
Pihak BNNP Sultra menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
Meski capaian target terpenuhi, tantangan peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius bagi bangsa.
“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengobarkan semangat perang melawan narkoba demi kemanusiaan,” tutupnya mengutip pesan War on Drugs.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar