BPTD Sultra dan KSOP Kendari Gencarkan Budaya Keselamatan Pelayaran Lewat Pembagian Jaket Pelampung

waktu baca 2 menit
Sabtu, 2 Agu 2025 12:30 143 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Kendari, Sulawesi Tenggara – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tenggara memimpin sebuah inisiatif keselamatan penting di Pelabuhan Feri Kendari-Wawonii.

Bekerja sama dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari, BPTD menyelenggarakan acara sosialisasi yang berfokus pada keselamatan pelayaran, dilengkapi dengan pembagian 300 jaket pelampung (life jacket) kepada awak kapal-kapal tradisional.

Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Komisi V DPR RI yang diwakili oleh Ridwan Bae, serta Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Ridwan Bae menekankan pentingnya kesadaran akan bahaya di laut. Ia menegaskan bahwa pembagian jaket pelampung adalah langkah mitigasi proaktif, meskipun ia berharap alat keselamatan tersebut tidak perlu digunakan dalam keadaan darurat.

Ia juga mengimbau KSOP untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelaikan kapal dan kapasitas muatan. “Jika kondisi kapal tidak memenuhi syarat, pelayaran harus dibatalkan,” tegasnya, dikutip dari Media Online Pena Sultra, Sabtu  (02/08/2025).

Ia juga menekankan krusialnya koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang ekstrem.

Kepala KSOP Kendari, Capt. Rahman, menegaskan bahwa penggunaan jaket pelampung harus menjadi standar operasional yang wajib, bukan sekadar formalitas. Sebanyak 300 jaket pelampung dibagikan secara simbolis kepada lima perwakilan kapal tradisional.

Dalam kesempatan ini, Kepala BPTD Kelas II Sultra, Husni Mubarak, menyampaikan harapannya agar inisiatif ini dapat menumbuhkan budaya keselamatan (safety culture) yang kuat di antara para pelaku transportasi laut.

“Keselamatan bukanlah sekadar kewajiban, melainkan tanggung jawab moral dan sosial kita bersama,” pungkasnya, menyerukan komitmen bersama untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.

Penulis : Yeni Marinda

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA