Dapat Bantuan Rumah Jamur dari PLN, Lurah Wuawua Harap Ekonomi Ibu-Ibu PKK Meningkat

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Okt 2026 16:35 48 redaksi

RADAR KENDARI – Lurah Wuawua, Bastian Tayeb, mengapresiasi kepedulian PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Kendari yang menyalurkan bantuan rumah jamur dan pelatihan budidaya jamur tiram kepada kelompok ibu-ibu PKK Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Jumat (22/10/2026).

Bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi ibu-ibu PKK untuk mengembangkan usaha produktif sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Bastian Tayeb mengatakan, fasilitas rumah jamur dan pelatihan budidaya yang diberikan PLN menjadi peluang bagi masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK, untuk memperoleh keterampilan baru yang memiliki nilai ekonomi.

Menurutnya, meskipun pelatihan berlangsung dalam waktu singkat, pengetahuan yang diberikan sangat bermanfaat dan dapat menjadi bekal untuk memulai usaha budidaya jamur tiram secara mandiri.

“Meski pelatihan berlangsung singkat, ilmu yang didapatkan sangat berharga dan dapat diserap dengan baik. Kami berharap budidaya jamur tiram ini dapat meningkatkan pendapatan serta ekonomi keluarga ibu-ibu PKK di Kelurahan Wuawua,” ujar Bastian.

Ia juga berharap program tersebut dapat berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelompok.

“Harapannya, program ini kelak dapat menjadi pilot project bagi wilayah lain,” tambahnya.

Bastian menilai, dukungan dari pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dapat menjadi salah satu penggerak kegiatan ekonomi produktif di tingkat kelurahan.

Karena itu, ia berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikelola secara berkelanjutan oleh kelompok penerima manfaat.

Sementara itu, Manager PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Kendari, Hubertus Tri Adi Nugroho, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Menurut Hubertus, PLN tidak hanya memberikan bantuan berupa fasilitas fisik, tetapi juga membekali penerima manfaat dengan keterampilan budidaya agar mereka memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

“Kami berupaya memfasilitasi masyarakat tidak hanya dengan memberikan bantuan fisik berupa rumah jamur, tetapi juga membekali mereka dengan pelatihan budidaya jamur tiram. Ibarat pepatah, kita tidak hanya memberikan ikan, tetapi juga memberikan kail dan kencurnya,” ungkap Hubertus.

Ia menambahkan, PLN Nusantara Power akan terus memantau perkembangan fasilitas rumah jamur serta kegiatan budidaya yang dijalankan kelompok penerima manfaat.

Apabila program tersebut berjalan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, PLN membuka peluang untuk mengembangkan inisiatif serupa ke wilayah atau kelurahan lainnya.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kelurahan Wuawua dan PLN Nusantara Power, program ini diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata, tetapi berlanjut menjadi kegiatan usaha produktif yang mampu memperkuat kemandirian ekonomi warga.

Bagi Kelurahan Wuawua, budidaya jamur tiram diharapkan menjadi salah satu alternatif usaha masyarakat yang dapat dikelola secara berkelompok, memberikan nilai tambah ekonomi, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA