Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi didampingi Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu dan Kadis Ketepang, Abdul Rauf dan jajaran memantau Pasar Pangan Murah di Ruang Terbuka Publik di Kali Kadia. Kendari – Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Teguh Setyabudi menyempatkan diri menghadiri Pasar Pangan Murah yang digelar Pemkot Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) di Ruang Terbuka Publik (RTP), Kamis (31/08/2023).
Menurut Teguh, Pasar Pangan Murah yang digelar Pemkot Kendari sangat positif dalam rangka membatu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. “Pasar pangan murah ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan mantan Pj Gubernur Sultra ini didampingi langsung Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu dan Kepala Disketapang Kota Kendari, Abdul Rauf dan jajaran terkait.
Kadis Ketapang, Abdul Rauf mengapresiasi sekaligus berterima kasih atas kunjungan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil di stand Pangan Murah disela kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Rauf menyebut, Pasar Pangan Murah merupakan salah satu upaya Pemkot Kendari dalam menstabilkan harga bahan pangan, sekaligus salah satu upaya dalam menekan inflasi di kota lulo.
“Ini salah satu upaya dan langkah Pemkot Kendari menjaga stabilisasi harga dan menekan inflasi. Pasar pangan murah ini juga buah kerjasama dengan sejumlah distributor yang ada,” terang Rauf.
Dalam waktu dekat juga, mantan Kadis Sosial menyebut, pihaknya bakal menggelar hal serupa tetap diacara Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Tanggal 17 nanti kita juga akan mengadakan Pasar Pangan Murah diacara LAT (Lembaga Adat Tolaki) Nanti akan ada jalan santai yang melibatkan ribuan masyarakat Kota Kendari,” terang Rauf.
Sebelumnya, dalam rangka HUT RI ke 78 Dinas Ketapang telah mengadakan Pasar Pangan Murah di RTP Kali Kadia dan Kantor Kelurahan. Hingga akhir 2023, hal serupa,lanjut Rauf, masih akan bergulir di puluhan titik.
Komoditi pangan yang dijual seperti bawang putih Rp40.000/kg, bawang merah Rp25.000/kg, telur ayam ras Rp57.000/rak, minyak kota Rp14.000/liter, minyak panah mas Rp15.000/liter.
Selain itu, gula pasir Rp14.000/kg, beras SPHP Rp45.000/5 kg, beras premium Rp62.500/5 kg, beras premium Rp125.000/10 kg dan beras Owoha Rp 120.000/10 kg.
(rls/wan)
Tidak ada komentar