Gudang Kardus di Kendari Barat Ludes Terbakar

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Jan 2026 12:14 68 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Warga di sekitar Jalan Katambak, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat dikejutkan oleh kobaran api yang melalap sebuah gudang penyimpanan kardus bekas pada Sabtu pagi (31/01/2026).

Insiden yang terjadi saat warga masih memulai aktivitas pagi ini juga menghanguskan sebagian bangunan rumah tinggal yang berada tepat di samping gudang tersebut.

Laporan kebakaran diterima oleh Mako Damkar Kendari pada pukul 06.20 WITA dari seorang warga bernama Rizal Aris.

Menanggapi laporan tersebut, tim pemadam kebakaran langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi yang berjarak 8,8 km dari Mako hanya dalam waktu 12 menit.

Kasi Humas Damkar Kendari, Martoyo Awalauddin, mengonfirmasi bahwa api diduga kuat berasal dari gudang kardus milik Syaidi dg Empo (70) sebelum akhirnya merembet ke rumah Asrul (38).

“Pemilik rumah (Asrul) sedang beristirahat saat kejadian. Ia baru menyadari adanya bahaya setelah dibangunkan oleh tetangga yang melihat api sudah membesar. Beruntung, ia berhasil menyelamatkan diri tepat waktu,” ujar Martoyo.

Sebanyak 6 unit armada, termasuk unit Rescue dan CSR, dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Personel di bawah komando Kabid Pemadaman Amir Yusuf dan Komandan Pleton Sainudin Saranani bekerja ekstra keras karena material kardus yang kering membuat api mudah menyebar. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.27 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30.000.000. Kerugian meliputi: Gudang Kardus: Kerusakan bangunan, seluruh stok kardus siap jual, serta peralatan kerja.

Selanjutnya, Rumah Warga: Kerusakan struktur bangunan, perabotan rumah tangga, hingga dokumen penting milik keluarga Asrul, dan Dampak Lingkungan: Asap tebal dari pembakaran kardus sempat menyelimuti area pemukiman warga sekitar.

Pihak Damkar Kendari mengimbau pelaku usaha, terutama yang mengelola bahan mudah terbakar, untuk lebih waspada.

“Kami merekomendasikan adanya penataan ulang lokasi usaha agar bahan mudah terbakar tidak menempel langsung dengan permukiman. Selain itu, penyediaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan pengecekan instalasi listrik secara rutin sangat krusial untuk mencegah insiden serupa,” tambah Martoyo.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian bersama tim terkait.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA