Ini Penjelasan Developer BTN Margahayu Terkait Polemik dengan Warga

waktu baca 3 menit
Rabu, 9 Jul 2025 17:11 105 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID, Kendari, Sulawesi Tenggara – Perwakilan Developer Perumahan BTN Margahayu, Rais, angkat bicara terkait sejumlah keluhan masyarakat terhadap kondisi perumahan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap bertanggung jawab dan selalu merespons cepat setiap aduan dari warga.

Rais menyampaikan bahwa akar permasalahan di BTN Margahayu sejatinya berasal dari etika dan komitmen warga (debitur) dalam memenuhi kewajiban angsuran.

“Itu sudah menjadi tanggung jawab debitur sejak akad. Tapi seharusnya masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, melalui musyawarah bersama RT dan lurah,” ujarnya, Rabu (09/07/2025).

Ia menjelaskan, terdapat beberapa blok BTN Margahayu yang kerap menyampaikan keluhan. Namun, ia memastikan pihak pengelola selalu sigap merespons.

“Saat masyarakat menyampaikan aduan, kami langsung turun tangan. Meski tanggung jawab kami hanya sampai tiga bulan pasca-akad, kami tetap membantu hingga satu tahun,” kata Rais.

Dalam forum RDP tersebut, Rais juga menegaskan bahwa tidak semua persoalan merupakan tanggung jawab developer.

Namun demikian, pihaknya tidak lepas tangan. “Jika ada rumah yang rusak dan menjadi tanggung jawab kami, silakan tunjukkan, kami siap perbaiki. Bahkan, tempat ibadah yang sebenarnya hanya diwajibkan menyediakan lahan, kami juga bangun. Ini bukti nyata komitmen kami,” terangnya.

Soal infrastruktur, Rais menyebut pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan. “Kami perbaiki saluran drainase, kami juga buat talud untuk mengantisipasi kerusakan dua tahun ke depan. Semua ini demi keamanan warga BTN Margahayu,” katanya.

Rais mengundang awak media untuk melihat langsung kondisi perumahan di lapangan.

Ia yakin, pelayanan dan komitmen developer kepada warga tidak seburuk yang diberitakan. “Kalau memang pernyataan saya tidak sesuai dengan kenyataan, silakan lihat langsung,” tantangnya.

Menyoal tunggakan warga BTN Margahayu, Rais awalnya enggan membeberkan. Namun, demi menjawab spekulasi publik, ia mengaku terpaksa buka suara.

“Ada beberapa blok yang menunggak berbulan-bulan. Harusnya mereka bayar langsung ke bank, tapi pihak bank malah menuntut ke kami. Jadi kami yang tanggulangi. Perumahan mana lagi yang seperti ini?” ujarnya.

Menurutnya, developer bahkan telah membantu menutupi kewajiban warga hingga 11 bulan. “Kami sudah cukup baik. Jika ada aduan, silakan datang ke kantor. Kami selalu terbuka,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kontribusi sosial developer, seperti partisipasi dalam musyawarah warga dan pemberian tiga ekor sapi saat Idul Adha.

“Kami berusaha hadir dan dekat dengan masyarakat BTN Margahayu. Kami tidak ingin ada pihak yang menyebarkan informasi keliru dan merusak citra perusahaan,” pungkasnya.

Rais menegaskan bahwa perusahaan terus berupaya mensejahterakan warga.

“Selama lima tahun saya bekerja di sini, saya melihat sendiri komitmen direktur dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Jika ada kesalahan dari tukang atau teknis, silakan laporkan kepada kami. Pintu kami selalu terbuka,” tutupnya.

Penulis : Eros

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA