Dirut RS Bahteramas Sultra, dr.Sukirman. (Dok : Kendari News) KENDARI – Direktur Utama RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara, dr. Sukirman, membantah tudingan terkait tunggakan pembayaran pengadaan penyediaan bahan pangan (Natura )di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo Sultra yang disebut terjadi saat dirinya menjabat sebagai direktur.
Pernyataan itu disampaikan dr. Sukirman menanggapi pemberitaan mengenai keluhan salah satu sub-kontraktor penyedia bahan pangan yang mengaku belum menerima pelunasan pembayaran selama dua tahun terakhir.
Menurut dr. Sukirman, persoalan utang tersebut bukan terjadi pada masa kepemimpinannya, melainkan sudah ada sebelum dirinya menjabat sebagai Direktur RS Oputa Yi Koo Sultra.
“Saya tidak tahu juga masalahnya karena bukan di jamannya saya. Artinya utang itu sudah ada sebelum saya jadi direktur,” tegas dr. Sukirman saat dikonfirmasi media ini, Senin (11/05/2026).
Mantan Direktur RS Oputa Yi Koo itu menegaskan dirinya tidak ingin dikaitkan dengan persoalan administrasi maupun kewajiban pembayaran yang muncul sebelum dirinya memimpin rumah sakit tersebut.
Ia juga menilai perlu adanya penelusuran lebih lanjut terkait asal-usul tagihan dan mekanisme penganggarannya agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat.
Sebelumnya, seorang sub-kontraktor pengadaan natura di RS Jantung Oputa Yi Koo Kendari mengaku belum menerima pelunasan pembayaran pekerjaan yang telah diselesaikannya sejak dua tahun terakhir.
Dalam keterangannya kepada media, pihak sub-kontraktor menyebut pergantian pimpinan rumah sakit mulai dari era dr. Algazali, dr. Sukirman hingga direktur saat ini belum mampu menyelesaikan persoalan pembayaran tersebut.
Menanggapi hal itu, dr. Sukirman kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui detail persoalan dimaksud karena kewajiban tersebut telah ada sebelum dirinya menjabat.
“Jadi jangan dikaitkan seolah-olah itu muncul di masa saya memimpin. Saya juga tidak tahu detail persoalannya,” pungkasnya.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar