BPBD Catat 1.314 Rumah dan 5.970 Jiwa Terdampak Banjir di Kendari

waktu baca 2 menit
Minggu, 10 Mei 2026 22:50 89 radarkendari.id

KENDARI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari terus memantau perkembangan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari, Minggu (10/5/2026).

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari lapangan dan laporan kelurahan hingga pukul 21.00 Wita, tercatat sebanyak 1.314 rumah dengan 5.970 jiwa terdampak banjir.

Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan pemantauan intensif di lokasi terdampak.

“Data sementara yang kami himpun berdasarkan laporan lapangan dan informasi dari kelurahan akan terus kami update perkembangannya besok. Beberapa titik airnya sudah mulai surut seperti di kawasan Tunggala, Kelurahan Anduonohu, bundaran tank dan sejumlah lokasi lainnya,” ujarnya, Minggu (10/05/2026).

Selain banjir, BPBD juga mencatat adanya dampak bencana lain berupa 14 rumah terdampak tanah longsor, dua rumah terdampak pohon tumbang, serta kerusakan pada dua ruas jalan dan dua fasilitas umum akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam dua hari terakhir.

Sejumlah wilayah yang dilaporkan terdampak banjir berdasarkan pantauan BPBD dan laporan warga di antaranya bantaran Kali Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo, kawasan Transito/Tunggala Kelurahan Wua-Wua, BTN Findayani Polres, Jalan Terong Anduonohu, Jalan Durian Anduonohu, Bundaran Pesawat dekat SPBU Ade, perumahan dekat Kantor Lurah Lepo-Lepo, Lorong Bangau Anduonohu, Jalan Malengkeri depan Kantor BPN Kota Kendari, Jalan Veteran Kelurahan Wowanggu, kawasan Hidayatullah Kelurahan Kambu, sekitar Toko HBM Anduonohu, Jalan Kelapa Anduonohu, Poltekkes, hingga Kelurahan Tobimeita.

Dari data rekapitulasi BPBD, wilayah dengan dampak cukup besar berada di Kecamatan Baruga, khususnya Kelurahan Lepo-Lepo yang mencatat ratusan rumah terdampak banjir. Selain itu, genangan juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Kadia, Wua-Wua, Poasia, dan Kambu.

BPBD Kota Kendari bersama aparat terkait masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila intensitas hujan kembali meningkat. Warga diimbau tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah bantaran sungai dan kawasan rawan longsor.

“Kita memantau sampai besok, semoga situasi membaik dan hujan sudah berangsur surut. Semoga Kota Kendari dijauhkan dari segala musibah bencana yang lebih besar,” tutup Cornelius.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA