Kick-Off SERAMBI 2026: Bank Indonesia Siapkan Rp1,2 Triliun Kebutuhan Uang Tunai di Sulawesi Tenggara

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Feb 2026 23:40 45 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Memasuki momen Ramadan dan Idulfitri 2026, Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri).

Program ini hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan ketersediaan uang layak edar yang cukup dan layanan penukaran yang semakin mudah.

Secara nasional, Bank Indonesia telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp185,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode ini.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menjelaskan bahwa jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu seiring dengan menguatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi rumah tangga.

Dari total tersebut, sebesar Rp177 triliun dialokasikan khusus untuk kebutuhan perbankan, termasuk pengisian mesin ATM di seluruh pelosok negeri.

Khusus untuk wilayah Sulawesi Tenggara, Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengumumkan kabar baik bagi warga Bumi Anoa.

  • Total Dana: BI Sultra menyiapkan Rp1,2 triliun uang layak edar.

  • Jatah Penukaran: Jika tahun lalu masyarakat hanya bisa menukar maksimal Rp4,3 juta, tahun ini plafonnya naik menjadi Rp5.300.000 per orang (meningkat 23,2%).

  • Ribuan Titik Layanan: Terdapat 2.883 titik penukaran dengan total 8.755 layanan di seluruh Indonesia yang bisa diakses melalui kas keliling, kantor bank, hingga lokasi strategis seperti rumah ibadah.

Agar proses penukaran lebih adil dan tidak perlu antre panjang, masyarakat wajib melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id).

Pemesanan di Sulawesi Tenggara dibuka dalam dua tahap:

  1. Tahap I: Mulai 14 Februari 2026 pukul 09.00 WITA.

  2. Tahap II: Mulai 27 Februari 2026 pukul 09.00 WITA.

Kick-off SERAMBI 2026 di Sultra juga dimeriahkan dengan berbagai inisiatif menarik:

  • Edukasi Sejak Dini: Peluncuran Buku Cerita Anak Dwibahasa “Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah” untuk siswa SD di Kendari guna melestarikan bahasa daerah sekaligus mencintai Rupiah.

  • Digitalisasi Masjid: Implementasi QRIS di masjid-masjid se-Kota Kendari melalui program BAROQAH (Berbagi Amal Ramadan Oleh QRIS Agar Hidup Berkah) untuk mempermudah penyaluran zakat dan sedekah.

  • Kotak Amal Edukasi: Distribusi kotak amal khusus CBP Rupiah ke 50 masjid untuk mengedukasi jamaah agar tidak merusak uang (seperti melipat atau membasahi).

Bank Indonesia juga terus mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) guna mengenali keaslian uang dan merawatnya dengan prinsip 5J (Jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, atau dibasahi).

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA