Universitas Halu Oleo Resmi Menyelenggarakan PPDS Ilmu Bedah, Berharap Tambah Prodi OBGYN

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Feb 2026 19:31 300 redaksi

RADARKENDARI.ID – Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) menyelenggarakan acara pelaksanaan Program Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah pada hari Jumat ini.

Acara dihadiri oleh para pimpinan universitas dan fakultas, serta secara daring oleh staf khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (atas nama Gubernur), Kadis Pendidikan Sultra, Dekan FK Universitas Hasanuddin (Unhas), para direktur rumah sakit pendidikan mitra, serta tim ahli dan pengajar.

Dalam sambutannya, Plt. Rektor UHO Dr. Herman SH., LLM mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Diktisaintek), Pemerintah Provinsi Sultra, Dekan FK Unhas Prof Haerani yang bertindak sebagai pembina, tim pendamping dari Satgas dan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia, serta rumah sakit mitra yaitu RSU, Bahteramas, RSU Kota Kendari, RS Ismoyo, dan RS Bayangkara.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan pemerintah provinsi, karena ini bukan hanya tujuan Fakultas Kedokteran atau UHO, tapi juga masyarakat Sulawesi Tenggara pada umumnya,” ujarnya.

Rektor juga menyampaikan dukungan penuh terhadap PPDS Ilmu Bedah dan sedikit kecewa karena awalnya direncanakan dua prodi yaitu Ilmu Bedah dan OBGYN, namun yang terlaksana hanya Ilmu Bedah. Ia berharap prodi OBGYN dapat segera diberikan kepercayaan untuk dibuka.

Dekan FK UHO Dr. dr. I Putu Sudayasa M.Kes menjelaskan latar belakang pengusulan pembukaan PPDS Ilmu Bedah, antara lain untuk mendukung Misi Asta Cita dan Diktisaintek Berdampak bidang kesehatan, mengimplementasikan UU No. 17/2023 tentang Kesehatan, serta melaksanakan surat penugasan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 1111/B/DT.03.07/2025 tanggal 3 Oktober 2025.

Peta jalan akselerasi Sistem Kesehatan Akademik (SKA) PPDS Ilmu Bedah FK UHO telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu koordinasi aksi SKA wilayah VI, workshop kurikulum Akselerasi Academic Health System (AHS) pada 26 November 2025, dan evaluasi lapangan pada 8 Januari 2026.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sultra memberikan dukungan berupa fasilitasi Sistem Informasi Pendidikan (SIP) bagi dosen subspesialis di RSUD Bahteramas dan insentif, sementara UHO mempercepat pengusulan NUPTK dan pemberian jabatan fungsional minimal Asisten Ahli bagi dosen klinis.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA