Mahasiswa TLM Poltekkes Kemenkes Kendari Asah Jiwa Wirausaha Lewat Praktik Bisnis Ramadhan

waktu baca 3 menit
Minggu, 1 Mar 2026 21:54 303 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID Mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Kendari menggelar praktik berbisnis sebagai implementasi keterampilan kewirausahaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini berlangsung sejak 10 hingga 28 Ramadhan dan menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang memadukan kompetensi laboratorium medis dengan jiwa entrepreneurship.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Teguh Fathurrahman, SKM., MPPM, didampingi Ketua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Reni Yunus, SSi., MSc, serta jajaran dosen dan staf rektorat. Seluruh rangkaian kegiatan dibimbing langsung oleh dosen mata kuliah, Supiati, STP., MPH dan Dr. Trees, STP., M.Kes.

Selama pelaksanaan, mahasiswa menghadirkan sedikitnya 40 jenis menu serta layanan pemeriksaan kesehatan berbayar yang dikelola oleh Himpunan Mahasiswa TLM.

Kegiatan berlangsung setiap Senin hingga Sabtu, pukul 10.00–15.00 WITA, selama satu pekan mulai 3 Maret 2026, dengan menyasar civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus.

Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Teguh Fathurrahman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembelajaran praktis mahasiswa.

“Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan teknis laboratorium, tetapi juga membentuk jiwa kewirausahaan mahasiswa agar mampu menciptakan peluang usaha yang bermanfaat bagi masyarakat. Sejalan dengan arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, kami berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang kompeten sekaligus adaptif dan inovatif. Ramadhan menjadi momentum tepat untuk menebar kebaikan melalui karya berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Jurusan TLM, Reni Yunus, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan model pembelajaran terintegrasi.

“Kami terus mendorong mahasiswa agar mampu menggabungkan kompetensi teknis dengan kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa merasakan langsung dinamika berbisnis di bidang kesehatan serta belajar menjadi agen perubahan bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Dosen pembimbing mata kuliah, Supiati, STP., MPH menjelaskan bahwa pengawasan mutu menjadi prioritas utama dalam kegiatan tersebut.

“Kami memastikan seluruh pemeriksaan dilakukan sesuai standar prosedur laboratorium serta menjunjung tinggi etika profesi. Mahasiswa dibimbing mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi usaha,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Trees, STP., M.Kes menambahkan bahwa praktik ini menjadi tolok ukur kesiapan mahasiswa dalam mengaplikasikan konsep wirausaha di bidang kesehatan masyarakat.

“Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk membangun usaha mandiri di masa depan dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” katanya.

Para dosen berharap dukungan penuh dari masyarakat Kendari agar kegiatan ini berjalan optimal dan memberikan manfaat luas. Ke depan, program ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan, bahkan dikembangkan sebagai kolaborasi unit bisnis kampus dengan melibatkan sponsor dan pelaku UMKM lokal.

Melalui inovasi dan semangat berbagi di bulan Ramadhan, mahasiswa TLM Poltekkes Kemenkes Kendari menunjukkan bahwa tenaga kesehatan masa depan tidak hanya dituntut profesional di laboratorium, tetapi juga visioner dalam menciptakan peluang usaha berbasis ilmu kesehatan.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA