Mahasiswa Universitas Halu Oleo Desak Rektor Dicopot

waktu baca 2 menit
Kamis, 10 Jul 2025 17:49 104 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID, Kendari, Sulawesi Tenggara – Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UHO Menggugat menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung Rektorat UHO, Selasa (9/7/2025).

Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap perpanjangan masa jabatan Prof. Muhammad Zamrun Firihu sebagai Rektor UHO, yang dinilai cacat secara etik dan hukum.

Dalam orasinya, mahasiswa mengecam keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) yang dianggap melanggengkan kepemimpinan otoriter dan bermasalah.

Massa menuntut pencabutan Keputusan Menteri Nomor 197/M/KEP/2025 serta pembentukan tim investigasi independen yang melibatkan KPK, Kejaksaan, dan Komnas HAM.

Ketua BEM Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UHO, Muhamad Arif, menyebut Prof. Zamrun sebagai aktor utama di balik rusaknya sistem pemilihan rektor tahun 2025.

“Dalang utama dari rusaknya sistem pemilihan rektor Universitas Halu Oleo adalah Prof. Zamrun. Ia telah menciptakan iklim birokrasi yang tidak sehat, penuh manipulasi, dan rekayasa politik kampus yang melanggar norma akademik,” tegasnya.

Ia menambahkan, aksi hari ini mencerminkan situasi nyata kampus yang disebutnya dikuasai oleh kepemimpinan diktator.

“Kebebasan akademik dibungkam, suara mahasiswa ditekan, dan sistem dikendalikan demi kepentingan segelintir elite kampus,” lanjut Arif.

Sementara itu, Jhisam selaku Menteri Advokasi dan Pergerakan BEM FIB UHO juga menegaskan bahwa mahasiswa siap melanjutkan gerakan apabila tuntutan mereka tidak diindahkan oleh pemerintah pusat.

“Apabila Kementerian Pendidikan tidak memperhatikan pergerakan kami, saya pastikan aksi selanjutnya kami akan duduki Gedung Rektorat,” tegas Jhisam.

Penulis : La Ode Idris Syaputra

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA