Mengembalikan Kejayaan TPA Puuwatu, Pemkot Kendari Bangun Kerjasama dengan Bank Dunia Dirikan TPS Terpadu

waktu baca 2 menit
Selasa, 19 Sep 2023 06:58 101 radarkendari.id

Kendari – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu bertekad mengembalikan kejayaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu. Atas dasar itu, pihaknya tengah membangun kerja sama dengan Bank Dunia untuk penanganannya. Rencananya Pemkot dan bank Dunia bakal mendirikan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dikawasan tersebut.

Asmawa Tosepu menyerahkan upaya lobi sepenuhnya kepada Badan Perencana dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari. Ia berharap, kerjasama dengan Bank Dunia bisa terjalin dengan baik dan bisa membantu Pemkot dalam menangani masalah sampah di Kota Lulo. “Kami mendukung program ini,” ujarnya.

Terpisah Kepala Bappeda Kota Kendari, Cornelius Padang mengungkapkan, Kendari merupakan satu dari enam daerah di Indonesia yang terpilih sebagai pilot project pengelolaan sampah terpadu.

Cornelius menjelaskan, Kota Kendari dipilih sebagai salah satu pilot project tersebut karena didukung dengan luasan lahan dan legalitas TPA. Disisi lain, Kota Kendari memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan penanganan sampah secara maksimal. Itu buktikan dengan sukses pemkot dalam mengatasi masalah kekumuhan di Kawasan Lapulu dan Puday yang sumber pembiayaannya juga berasal dari Bank Dunia.

Lanjut dia, dalam TPST nanti akan dibangun sebuah sarana pengelolaan sampah rumah tangga. Ditempat tersebut sampah yang diproduksi oleh masyarakat akan dilakukan pemilahan (sortir) untuk kemudian dimanfaat dan dikelola oleh masyarakat sekitar.

“Lewat Tempat Pengelolaan sampah Terpadu masyarakat nantinya bisa terbantu dari sisi ekonominya karena akan diberdayakan untuk mengelola sampah. Nanti juga akan terlibat komunita yang konsen mengelola sampah,” ungkap Cornelius.

Mantan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Kota Kendari ini yakin kehadiran TPST bisa menjadi salah satu solusi penanganan sampah di Kota Kendari.

Sebelumnya, sebagai upaya mengembalikan kejayaan TPA Puuwatu, pemkot telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Tepat Pembuangan Akhir (TPA) dan Pertamanan. Pembentukannya diharapkan bisa mengatasi masalah persampahan di Kota Lulo.

Pembentukan UPTD dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah . Pasal 41 ayat 1 mengatakan, dinas daerah kabupaten/kota dapat dibentuk unit pelaksana teknis dinas daerah untuk melaksanakan kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang tertentu.

Kehadiran UPT TPA dan Pertamanan bisa membantu pemerintah dalam mengatasi masalah persampahan. Disisi lain, UPTD tersebut nantinya berperan dalam menjaga keindahan taman kota. Unit baru ini melekat di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari.

(wan/wan)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA