Muh Akbar Ibrahim (baju putih) menerima penghargaan Pemuda Inspiratif 2023 dalam Sultra Award. Penghargaan diserahkan langsung Kajati Sultra Patris Yusrian Jaya di Claro Kendari, Selasa (26/09/2023). Kendari – Jatuh bangun dalam merintis bisnis merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan seorang pengusaha sukses. Itulah yang dirasakan Muh Akbar Ibrahim, Owner Ammar Furniture Kendari.
Akbar salah satu pengusaha lokal yang memulai bisnis dari nol dan saat ini punya omset hingga ratusan juta. Hasil kerja kerasnya tidak dirasakan sendiri. Masyarakat disekitarnya kebagian berkah. Ia memberdayakan masyarakat.
Atas kerja keras dan dedikasinya itu, Harian Kendari Pos menganugerahkan penghargaan Pemuda Inspiratif dalam Sultra Award 2023. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara (Sultra) Patris Yusrian Jaya dalam Sutra Awards 2023 di Claro Kendari, Selasa (26/09/2023).
Direktur Kendari Pos, Irwan Zainuddin mengapresiasi sukses Muh Akbar Ibrahim meraih penghargaan tokoh pemuda inspiratif dalam Sultra Award 2023.
Irwan Zainuddin berharap, penghargaan yang diberikan bisa menjadi teladan bagi masyarakat agar bisa berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami berikan kepada tokoh di Sultra mulai dari politisi, akademisi, pengusaha sukses, seniman, birokrat, pimpinan instansi hingga kepala daerah yang sudah berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ungkap Irwan Zainuddin.
Sukses meraih penghargaan dalam Sultra Awards bukan sebuah hal yang mudah. Sebelumnya, Akbar berkisah, dirinya hanya pekerja serabutan. Pekerjaan itu dilakoni pasca ditinggal orang tercinta (ayah) ketika dirinya masih menempuh pendidikan tinggi.
“Sebenarnya dulu keluarga ada usaha, ekonomi juga baik pada saat itu. Tapi dipertengahan jalan, bapak sakit keras. Kena diabetes akut sampai kakinya diamputasi. Semua harta habis dijual untuk pengobatan. Hingga pada akhirnya ayah meninggal. Disitulah puncak kepusingan karena pada saat bapak meninggal tidak ada pegangan,” kata Akbar.
Kendati demikian, kesulitan yang menimpah Akbar dihadapi dengan lapang dada. Akbar yang notabennya “Anak Papi” harus bekerja serabutan. Mulai menjadi driver (sopir grab), instruktur fitnes, menjual baju muslim, masker dan hand sanitizer pada musim Covid-19 dan pekerjaan serabutan lainnya.
Ditengah kesulitannya itu, beruntung Akbar setia didampingi oleh sang Istri tercinta Herda Claudia Pratiwi Ningsih. Akbar berprinsip meski bekerja serabutan dan penghasilan pas-pasan akan tetapi dirinya bisa mendapatkan penghasilan yang halal dan bisa memenuhi kebutuhan keluarga.
“Meski saya sempat jatuh, saya tidak patah semangat. Alhamdulillah saya dapat istri dan mertua yang sangat baik. Saya tinggal selama dua tahun numpang di rumah orang tua. Prinsip saya biar kerja serabutan yang penting halal dan tidak merugikan orang lain,” kata Akbar.
Beberapa tahun kemudian atau lebih tepatnya pada akhir tahun 2019, Akbar memberanikan diri merintis usaha furniture kecil-kecilan. Usahanya diberi nama Ammar Furniture. Ammar berasal dari nama Anak sulungnya Ammar Zaid Ibrahim. Saat itu Ammar membuat furnitur dari kayu seperti kursi, meja, dan lemari.
Meski tak memiliki ilmu dibidang pertukangan, namun secara otodidak Akbar memberanikan diri untuk mengerjakan detail furniture. Merasa optimis usahanya bisa berkembang, Akbar kemudian memutuskan untuk join dengan rekan yan memiliki chemistry sama yakni bisnis furniture untuk membangun usaha.
Usaha Akbar dalam mengembangkan usahanya cukup berhasil. Ditahun pertamanya memulai bisnis, furniture yang diproduksi sangat diminati pelanggan. Bahkan pada situasi pandemi Covid-19, Akbar kebanjiran order. Saat itulah usaha Akbar berkembang pesat dan menjadi besar.
Saat ini Abkar sudah memiliki workshop khusus untuk mengerjakan berbagai macam furniture rumah, kantor, perusahaan, dan lainnya. Selain itu, Akbar juga tidak hanya mengerjakan furniture dari kayu akan tetapi sudah merambah ke furniture berbahan besi, membuat sofa, termasuk mengerjakan interior.
“Sebenarnya puncak sukses masih jauh dari kata itu, saya masih posisi merintis karir. Saya bersyukur atas pencapaian saat ini. Saya yakin biar jatuh bangun dalam berusaha asal kita tetap ulet dan bekerja keras justru akan semakin mematangkan kita,“ kata Akbar.
“Jangan takut menghadapi proses yang sulit. Semakin itu (proses sulit) kita hadapi maka akan semakin matang kita nantinya ketika ada gelombang besar datang kita akan tetap berdiri kokoh karena kita sudah terlatih dengan kesulitan,” tuturnya
Muh Akbar Ibrahim Merintis Usaha Pertambangan
Muh Akbar Ibrahim punya bisnis lain. Pemuda kelahiran Kendari ini juga merintis usaha disektor pertambangan. Di sektor Pertambangan Akbar menahkodai PT Anakia Sultra Perkasa. Wilayah operasinya di Kawasan Konawe Utara. Perusahaannya melaksanakan penambangan sesuai dengan regulasi atau perundang-undangan yang berlaku.
Akbar mengatakan, turut serta berpartisipasi disektor pertambangan merupakan bentuk kepedulian dan kontribusinya kepada daerah. Menurutnya, sumber daya alam (SDA) yang ada di Bumi Anoa juga harus dikelola oleh putra- putri daerah.
“Jadi saya memberanikan diri meskipun saya tidak punya ilmu (pertambangan). Saya join sama teman untuk melaksanakan penambangan,” kata Akbar.
Ia menjelaskan, meski kegiatan penambangan yang dilaksanakan masih bersifat kontraktor minning, akan tetapi usaha yang dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Operasi dilaksanakan pada lokasi yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP).
Kedepan, Akbar memiliki ambisi besar yakni menjadi salah satu putra daerah yang memiliki IUP sehingga bisa berkontribusi lebih kepada daerah. Begitu juga dengan usaha furniture, ia optimis kedepan bisa membangun sebuah pabrik furniture yang nantinya bisa menjangkau tidak hanya Sultra melainkan seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, saat ini dirinya juga tengah merintis bisnis property. Property yang dirintis berupa pembangunan vila yang diberi nama The Private Ammar Villas. Usaha lainnya yang juga dirintis yakni sebuah tempat nongkrong anak muda Kota Kendari “Ammar Kopi” yang berada dibilangan Jalan Kolonel Abd Hamid.
Dalam menjalankan berbagai bisnisnya, Akbar turun langsung dilapangan. Ia memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur. “Saya kerjakan langsung bersama karyawan. Usaha ini kita kerjakan demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
(wan/wan)
Tidak ada komentar