Musim Kemarau di Kendari, Dinas Pertanian Belum Temukan Dampak Kekeringan

waktu baca 2 menit
Kamis, 7 Agu 2025 19:20 230 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Kendari, Sulawesi Tenggara – Kepala Dinas Pertanian (Kadis) Kota Kendari, Makmur, menyatakan bahwa hingga minggu kedua bulan Agustus 2025, belum ada laporan mengenai dampak kekeringan pada lahan pertanian di Kendari.

Menurutnya, ketersediaan air di lahan pertanian, khususnya persawahan, masih cukup memadai.

Namun, Makmur mengungkapkan kekhawatiran jika hujan tidak turun dalam waktu dekat, mengingat sebagian besar sawah di Kendari adalah sawah tadah hujan.

Untuk mengantisipasi potensi kekeringan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah, salah satunya dengan skema pompanisasi yang akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.

“Saat ini, tanaman padi sudah memasuki tahap bulir buah, yang sangat memerlukan air yang cukup. Kami mengimbau para petani untuk melakukan upaya agar air di sawah tidak cepat menguap, seperti membuat tempat penampungan air,” ujar Makmur, Kamis (07/08/2025).

Lebih lanjut, Dinas Pertanian Kota Kendari akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan secara rutin di lapangan.

Jika terjadi kekeringan ekstrem yang tidak bisa dikendalikan, pihaknya menyarankan petani untuk beralih menanam sayuran jangka pendek.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerugian besar dan memastikan pendapatan petani tetap berkesinambungan.

Makmur menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan solusi, sesuai dengan arahan Wali Kota Kendari.

Upaya ini dilakukan agar petani tidak berhenti berproduksi meskipun dihadapkan pada tantangan musim kemarau.

“Kasihan juga jika kemarau panjang lantas pendapatan petani berhenti. Oleh karena itu, pemerintah harus hadir memberikan solusi,” tutup Makmur.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA