Manajemen FunQ Karaoke menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang tidak diharapkan tersebut, sekaligus menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam menangani dampak insiden bagi para korban. RADAR KENDARI — Manajemen FunQ Karaoke menyampaikan klarifikasi resmi untuk meredam informasi yang berkembang serta meluruskan berbagai isu simpang siur di tengah masyarakat pasca-insiden yang terjadi baru-baru ini.
Pihak manajemen menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang tidak diharapkan tersebut, sekaligus menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam menangani dampak insiden bagi para korban.
Asisten General Manager (GM) PT YAP, Ulil, mengungkapkan bahwa sehari setelah kejadian (H+1), pihak manajemen telah bergerak cepat mendatangi keluarga korban untuk bersilaturahmi dan menyatakan tanggung jawab moral serta material.
“Kami menyampaikan bahwa perusahaan akan menanggung semua pengobatan hingga proses pemulihan para korban ini agar bisa beraktivitas seperti sediakala,” ujar Ulil dalam keterangan persnya, Rabu (04/11/2026).
Dalam kesempatan yang sama, General Manager (GM) PT YAP Jaya Perkasa, Bagus Anggoro, menegaskan bahwa perusahaan selama ini telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem keamanan sesuai standar, termasuk pemeriksaan rutin, cek senjata tajam, hingga pengawasan keluar-masuk.
Kendati demikian, evaluasi menyeluruh tetap dilakukan untuk menutup celah kerawanan.
“Apa yang menjadi kelemahan kami sehingga terjadi masalah ini sudah kami benahi. Kami melakukan penambahan tim security serta melengkapi dan memaksimalkan peralatan yang mendukung sistem keamanan,” ungkap Bagus Anggoro.
Manajemen juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus hukumnya. Disebutkan bahwa para pelaku telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian sehari setelah kejadian menyusul koordinasi yang intensif.
Selain fokus pada penanganan korban dan pemulihan sistem keamanan, pihak manajemen juga memperhatikan kelanjutan operasional serta nasib para pekerja lainnya yang sempat terdampak kekhawatiran di lapangan, demi memastikan stabilitas keluarga karyawan tetap terjaga.
Laporan : Agus Setiawan
Tidak ada komentar