Pemicu Kemacetan di Depan Pelabuhan Kendari: Driver Offline dan Online Berebut Penumpang

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Apr 2026 13:36 158 radarkendari.id

KENDARI – Situasi di depan Pelabuhan Kendari mendadak riuh. Gabungan driver transportasi, baik offlinemaupun online, kini mulai menyuarakan keresahan mereka terkait kebijakan penjemputan penumpang yang dinilai memicu kesemrawutan dan kemacetan parah di kawasan tersebut.

Sekretaris Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Muhammad Nasir, mengungkapkan bahwa pergerakan massa driver ini dipicu oleh adanya pernyataan dari pihak Wakil Wali Kota Kendari.

Pernyataan tersebut kabarnya memperbolehkan siapa saja untuk mengambil dan menurunkan penumpang tepat di depan pelabuhan.

Berebut Penumpang, Kemacetan Tak Terelakkan

Menurut Nasir, kebijakan atau pernyataan tersebut membuat para driver berbondong-bondong memadati area depan pelabuhan demi mendapatkan penumpang.

“Setelah ada pemberitahuan atau pernyataan dari Bapak Wakil Wali Kota bahwasanya siapa pun berhak mengambil dan menurunkan penumpang di depan pelabuhan itu, maka dari itu kami driver offline dan online bergabung untuk mengambil penumpang di sana. Akhirnya, terjadilah kemacetan itu,” ujar Nasir dalam keterangannya, Jumat (24/04/2026).

Kondisi ini mengakibatkan penumpukan kendaraan yang tidak teratur, sehingga mengganggu arus lalu lintas di jalur utama depan pelabuhan.

Desak Pemerintah dan Dishub “Turun Gunung”

Mewakili para driver, Muhammad Nasir berharap Pemerintah Kota Kendari tidak menutup mata. Ia meminta pihak terkait, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari, untuk segera meninjau langsung kondisi di lapangan.

“Harapan kami sebagai driver, marilah pemerintah kota turun langsung melihat situasi di lapangan. Terutama pihak Dishub Kota, mari lihat sendiri bagaimana kejadiannya. Itu yang kami perlukan, perhatian dari pemerintah,” tegasnya.

Asosiasi berharap ada solusi konkret dan regulasi yang lebih tertata agar para driver bisa mencari nafkah dengan tenang tanpa harus menciptakan kemacetan yang merugikan pengguna jalan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, para driver masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Kota Kendari terkait penataan area jemputan di Pelabuhan Kendari.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA