Pemkot Kendari Mudahkan Warga Pasarkan Produk Secara Online Lewat Eco KIM

waktu baca 9 menit
Selasa, 24 Okt 2023 15:18 113 radarkendari.id

Kendari – Kemajuan teknologi saat ini begitu pesat. Kondisi tersebut mempengaruhi perilaku masyarakat terutama dalam hal pemenuhan kebutuhannya. Masyarakat ingin kebutuhannya terpenuhi secara cepat.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu (ketiga dari kanan) didampingi Kepala Dinas Kominfo Sultra, M Ridwan Badallah (ketiga dari kiri) dan Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Nismawati (kedua dari kanan) saat melaunching inovasi Eco KIM di Balai Kota Kendari, Selasa (25/10/2023).

Merespon hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mendorong masyarakat untuk berkreasi dan berinovasi menghadirkan E-commerce yang memudahkan masyarakat. Upaya itu berhasil lewat usaha Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Graha Asri yang menghadirkan website E-commerce KIM (Eco KIM).

Tepat pada Selasa (24/10/2023), Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu melaunching website tersebut. Dirinya bangga, komunitas di Kota Kendari bisa menghadirkan inovasi yang bisa membantu masyarakat.

Asmawa tak menampik jika diera kemajuan teknologi saat ini, semua aktifitas termasuk perdagangan dan UMKm bisa memanfaatkan Informasi dan Teknologi (IT).

“Produk UMKM kita tidak perlu lagi dipajang diruang pameran konvensional, tapi cukup di media sosial saja dengan memanfaatkan IT maka semua nya bisa langsung diblasting dan bisa dilihat oleh siapa saja tidak terbatas pada ruang dan waktu. Tentu ini adalah kemajuan luar biasa dan patut kita apresiasi KIM Graha Asri yang sudah berinovasi,” kata Asmawa Tosepu, usai melaunching inovasi Eco KIM di Balai Kota Kendari, Selasa (24/10/2023).

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu bersama jajaran dan beberapa masyarakat KIM Graha Asri Puuwatu sempatkan foto bersama usai usai launching inovasi Eco KIM di Balai Kota Kendari, Selasa (24/10/2023).

Yang lebih membanggakan lagi, kata Asmawa, KIM Graha Asri berhasil mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada ajang kompetisi KIM tingkat Nasional pada 27 sampai 29 Oktober 2023 yang akan diadakan di Surabaya.

“Saya harap KIM Graha Asri lewat inovasinya Eco KIM harus menjadi yang terbaik ditingkat nasional. Kami akan memberikan setiap kegiatan positif seperti ini. Karena hanya melalui kegiatan ini kota ini bisa kita gaungkan ditingkat nasional,” kata Asmawa Tosepu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Nismawati optimis KIM Graha Asri bisa menjadi yang terbaik pada ajang Inovasi KIM tingkat nasional. Pasalnya, KIM Graha Asri berhasil menghadirkan sebuah terobosan yang bisa membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

“Di Kendari KIM sudah kita bentuk sepuluh kelompok. Di Kecamatan Puuwatu enam kelompok dan di Kecamatan Nambo empat kelompok. Berdasarkan hasil evaluasi kami beberapa bulan yang lalu, ami menganggap bahwa KIM Graha Asri yang ada di kecamatan Puuwatu dapat mewakili kota Kendari dalam ajang kompetisi KIM tingkat Provinsi Sultra tahun 2023,” kata Nismawati.

“Berkat inovasi menghadirkan Eco KIM, KIm Graha Asri berhasil menyisihkan KIM lainnya dengan menjadi yang terbaik ditingkat Provinsi Sulawesi Tenggara atau berhasil menduduki peringkat pertama pada kompetisi tersebut. Prestasi itu membuatnya terpilih mewakili Sulawesi Tenggara untuk mengikuti kompetisi KIM tingkat nasional,” kata Nismawati.

Nisma tak menampik jika inovasi Eco KIM saat ini masih berbasis website yang hanya bisa diakses melalui laman https://ecokim.kendarikota.go.id. Kendari demikian, pihaknya kedepan akan mengupayakan agar Eco KIM bisa menjadi sebuah aplikasi yang bisa diakses masyarakat melalui Play Store bagi pengguna android dan App Store bagi pengguna iOS.

Mantan Kepala Disketapang Kota Kendari ini menambahkan, sejak digagas pada 9 September 2023, website Eco KIM sudah diakses sebanyak 13.392 orang dengan jumlah pelaku UMKM yang terlibat sebanyak 108 dan produk sebanyak 385 jenis.

“Inovasi Eco KIM juga sudah terintegrasi dengan aplikasi Pabalu yang merupakan inovasi dari Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Kendari yang bekerjasama dengan PD Pasar dimana inovasinya digunakan untuk memantau harga di empat pasar yakni Pasar Lapulu, Wayong, Baruga, dan dan Anduonohu,” ungkap Nismawati.

Keunggulan lain dari inovasi Eco KIM, kata Nismawati, yakni dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengajukan kredit di Bank Sultra termasuk ketika berbelanja yang teransaksinya dapat menggunakan QRIS.

“Sehingga dapat dikatakan bahwa inovasi Eco KIM membantu masyarakat dan pemerintah dalam memantau harga serta memfasilitasi UMKM dalam mempromosikan serta memasarkan produk dan tidak terbatas pada wilayah Kota Kendari tetapi bisa sampai di seluruh Indonesia,” kata Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) kota Kendari ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) M Ridwan Badallah mengapresiasi inovasi Eco KIM yang dihadirkan KIM Graha Asri. Menurutnya, inovasi tersebut merupakan sebuah terobosan positif dalam rangka peningkatan layanan kepada masyarakat.

“Kalau kita berbicara tentang KIM maka tidak lepas dari gaya hidup dimana kita masuk diera disrupsi saat ini dimana era serba cepat. Semua kebutuhan kita serba cepat. Oleh karena itu kita wajib membangun ekosistem terutama terkait E-Commerce seperti disektor Ekonomi dan Kreatif (Ekraf) di sebuah daerah,” ungkap Ridwan Badallah.

Berangkat dari hal tersebut, kata Ridwan Badallah, Pemerintah mulai mendorong masyarakat agar membentuk KIM . Perdana KIM hadir ditanah air sejak 2010 lalu. Sementara untuk implementasinya Didaerah termasuk di Kota Kendari baru dilaksanakan pada tahun ini atau lebih tepatnya pada 2023.

“Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dibentuk oleh pemerintah dari dan oleh masyarakat agar bisa secara mandiri dan inovatif mengelola informasi dalam rangka pemberdayaan masyarakat sehingga bisa membantu meningkatkan nilai tambah perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Nismawati (keenam dari kiri) mendampingi Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sultra, M Ridwan Badallah usai penilaian KIM Graha Asri di Kecamatan Puuwatu beberapa waktu lalu.

Juara 1 Tingkat Sultra, KIM Graha Asri Kota Kendari Melenggang ke Nasional

Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan tim penilai, menetapkan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Graha Asri Kota Kendari sebagai juara satu lomba KIM tingkat provinsi tahun 2023.

KIM Graha Asri Kota Kendari berhasil meraih poin 1.739 disusul KIM Maju Bersama Kota Baubau dengan poin 1.720 di posisi ke dua dan KIM Sanggar Seni Anawai Kabupaten Konawe dengan poin 1.708 di posisi ke tiga.

Atas prestasi ini, KIM Graha Asri Kota Kendari akan mengikuti lomba KIM tingkat nasional mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara yang akan berlangsung di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur (Jatim).

“Dengan ini kami sampaikan bahwa KIM Graha Asri Kota Kendari berhasil menduduki Peringkat I Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara dan terpilih mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mengikuti Kompetisi KIM Tingkat Nasional tahun 2023, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 – 29 Oktober 2023 di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur,” isi surat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Asrun Lio kepada Sekda Kota Kendari.

Surat itu juga meminta sejumlah dinas terkait untuk mendampingi KIM Graha Asri Kota Kendari untuk mengikuti lomba. Sebelumnya, KIM Graha Asri mewakili Kota Kendari pada lomba KIM tingkat provinsi. Kadis Kominfo Kota Kendari Nismawati mengatakan, KIM dibentuk oleh dari dan untuk masyarakat yang secara mandiri dan kreatif.

Sejak tahun 2017 KIM sudah terbentuk sebanyak 10 kelompok yang tersebar di Kecamatan Puuwatu dan Kecamatan Nambo.

Melalui proses penilaian dari Pemerintah Kota Kendari, KIM Graha Asri Kecamatan Puuwatu terpilih untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi mewakili Kota Kendari. “KIM Graha Asri Kecamatan Puuwatu ini terpilih untuk mewakili Kota Kendari dalam kompetisi KIM tahun 2023 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kendari Nursam Dewi bersama jajaran saat berkunjung disalah satu OPD di Kota Kendari beberapa waktu lalu.

OPD Apresiasi Inovasi Eco KIM

Kehadiran Inovasi Eco KIM di Kota Kendari mendapatkan respon positif dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian (Distan), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), dan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop dan UMKM) Kota Kendari.

Kepala Distan Kota Kendari, Sahuriyanto mengapresiasi kehadiran Inovasi Eco KIM. Menurutnya, inovasi tersebut sangat baik dalam membantu petani dalam memasarkan hasil panen secara online.

“Kami mendukung program KIM ini, bagaimana pelaku usaha khususnya Dinas Pertanian dan peternakan bisa dibantu dalam rangka marketing agar masyarakat kita yang terlibat dalam produk pertanian dan peternakan bisa lebih maju,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Sahurianto Meronda.

Senada, Kepala Disbudpar Kota Kendari Herman juga menyambut baik kehadiran Inovasi Eco KIM. Menurutnya, inovasi tersebut merupakan sebuah gebrakan dalam memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada masyarakat luas termasuk hingga ke Mancanegara.

“Inovasi Eco KIM sangat bermanfaat khususnya kami dari Dinas Pariwisata. kenapa? Karena semua destinasi-destinasi wisata di Kota Kendari bisa diakses lewat inovasi tersebut. Tidak hanya itu, tapi dari sisi kuliner, wisata alam, wisata bahari akan kami koordinasikan agar bisa dipromosikan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Kendari Herman.

Sementara itu, Kepala Disdagkop dan UKM Kota Kendari, Aldakesutan Lapae mengatakan kehadiran Inovasi Eco KIM sangat membantu pemerintah dalam menyampaikan kondisi terkini harga komoditas pangan daerah kepada masyarakat.

“Inovasi yang akan dibuat KIM untuk kemajuan KIM agar Kota Kendari semakin dikenal dan mampu bersaing dengan daerah lain. Semoga rencana besar ini bisa terealisasikan,” harap Kepala Disdagkop dan UKM Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae.

Sebelumnya, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Graha Asri menggelar pertemuan dengan Dinas Pariwisata, Perdagangan dan Pertanian Kota Kendari, untuk mempersiapkan pemasaran produk secara online dan mengajak kerjasama mempromosikan destinasi wisata Kota Kendari.

Sedangkan Dinas pertanian menyangkut produk hasil pertanian. Dinas perdagangan dalam rangkaian membantu para pelaku UMKM untuk turut serta mempromosikan produknya di Eco KIM. Pertemuan berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata Kota Kendari, Senin (2/10/23).

Ketua KIM Graha Asri Kota Kendari H. Andreas Saldy, SH menjelaskan, kunjungan mereka itu untuk mengkoordinasikan rencana perluasan kegiatan KIM dengan membantu pelaku UMKM memasarkan produknya.

“Peningkatan pemasaran, mulai dari omsetnya meningkat, karena semakin banyak yang bisa memasarkan produk kita, maka semakin besar kemungkinan barang itu laku. Kalau dia laku artinya membantu masyarakat dalam rangka peningkatan taraf hidup,” ungkapnya

Hal serupa juga dilakukan untuk sektor pariwisata, KIM akan membantu promosi destinasi wisata Kota Kendari agar masyarakat di luar Kota Kendari bisa mengetahui objek wisata yang ada dalam Kota Kendari. Hal serupa juga bisa dilakukan untuk promosi potensi pertanian Kota Kendari.

Rencana KIM Graha Asri Kota Kendari ini, mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan Kota Kendari. Mereka menyambut baik rencana KIM Graha Asri, sebab ide tersebut cukup brilian untuk meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, serta menyebarluaskan informasi dan potensi Kota Kendari baik berupa destinasi wisata maupun potensi pertanian untuk dikembangkan lebih besar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kendari Nursam Dewi menjelaskan, inovasi Eco KIM yang dibuat oleh penggiat KIM Graha Asri. Dinas Kominfo sebagai Mitra kerja sangat mengapresiasi untuk mewujudkan komunitas informasi masyarakat yang cerdas dalam pengelolaan informasi melalui pemanfaatan teknologi.

“Untuk membuatkan suatu aplikasi untuk dapat menginformasikan dan menyebarluaskan informasi tentang KIM itu sendiri, sehingga kami beri fasilitas untuk mereka membuat inovasi. Kami dari Kominfo sangat mendukung,” pungkasnya.

(ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA