Pemkot Kendari Pelajari Pengelolaan Sampah TPS 3R Rawasari di Jakpus

waktu baca 3 menit
Kamis, 8 Okt 2026 19:26 41 redaksi

RADAR KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mencari model pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Salah satunya dengan mempelajari sistem pengelolaan sampah berbasis kawasan yang diterapkan di TPS 3R Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Hal tersebut dilakukan Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, saat mengunjungi TPS 3R Rawasari, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026).

TPS 3R Rawasari menjadi salah satu fasilitas pengelolaan sampah yang dinilai dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di daerah.

Fasilitas tersebut memiliki cakupan pelayanan skala kecamatan dengan kapasitas pengolahan sekitar 25 ton sampah per hari.

Pengelolaannya menerapkan sistem terpadu, mulai dari pemilahan sampah, pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot atau Black Soldier Fly (BSF), hingga pengolahan sampah residu menjadi Refuse Derived Fuel (RDF).

Dalam kunjungan tersebut, Siska melihat secara langsung proses pengelolaan sampah yang diterapkan di TPS 3R Rawasari.

Sampah yang masuk terlebih dahulu melalui tahapan pemilahan untuk menentukan jenis dan metode pengolahan yang sesuai.

Sampah organik kemudian dimanfaatkan sebagai bahan dalam budidaya maggot. Sementara itu, sampah yang memiliki nilai kalor diolah menjadi RDF melalui proses pencacahan dan pengeringan.

RDF yang dihasilkan selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan industri.

Pola tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berorientasi pada pengurangan timbulan sampah, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Sistem pengolahan terpadu di TPS 3R Rawasari juga ditujukan untuk mengurangi volume sampah yang harus dibawa ke tempat pemrosesan akhir.

Dengan demikian, beban pengelolaan di tingkat akhir dapat ditekan melalui pemanfaatan sampah sejak dari kawasan pelayanan.

Dalam kunjungan itu, Wali Kota Kendari turut melihat pola pengelolaan, teknologi pengolahan, sistem operasional, hingga pemanfaatan hasil pengolahan sampah yang diterapkan di fasilitas tersebut.

Model pengelolaan TPS 3R Rawasari selanjutnya menjadi salah satu bahan referensi Pemkot Kendari untuk mendorong pengelolaan sampah dengan cakupan skala kecamatan.

Namun, penerapan model tersebut di Kendari akan disesuaikan dengan kondisi, karakteristik wilayah, serta kebutuhan masyarakat Kota Kendari.

Pemkot Kendari mendorong penguatan pengelolaan sampah mulai dari sumber hingga proses pengolahan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem persampahan yang lebih terpadu, berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Melalui konsep tersebut, sampah tidak lagi semata-mata dipandang sebagai persoalan lingkungan yang harus dibuang, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai guna.

Kunjungan Wali Kota Kendari ke TPS 3R Rawasari menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari untuk memperkaya referensi dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan Kota Kendari.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA