PT KNN Pasang 650 Modular Beton untuk Pulihkan Ekosistem Terumbu Karang Konawe Utara

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Okt 2026 15:55 77 redaksi

KONAWE UTARA — Upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir terus dilakukan di Kabupaten Konawe Utara.

PT Konawe Nikel Nusantara (PT KNN) melaksanakan program rehabilitasi terumbu karang di perairan Desa Laimeo, Kecamatan Sawa, dengan menempatkan sebanyak 650 unit modular beton sebagai struktur terumbu buatan.

Program tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan kondisi ekosistem terumbu karang sekaligus menciptakan habitat baru bagi ikan dan berbagai biota laut.

Modular beton yang ditempatkan di dasar perairan juga digunakan sebagai media transplantasi fragmen karang serta substrat bagi pertumbuhan karang secara alami.

Pelaksanaan rehabilitasi tidak dilakukan hanya dengan penempatan struktur di dalam perairan. Kegiatan diawali melalui sosialisasi dan koordinasi, kemudian dilanjutkan dengan orientasi serta survei kondisi dasar perairan.

Setelah itu dilakukan pembuatan dan mobilisasi modular beton, penempatan struktur, penanaman fragmen karang, tagging, hingga pemasangan pelampung sebagai penanda kawasan rehabilitasi.

Koordinator Tim Teknis Rehabilitasi Terumbu Karang, Sapri, S.Pi. mengatakan desain modular beton dibuat menyerupai rumah ikan sehingga dapat memberikan ruang bagi biota laut untuk berlindung sekaligus menjadi bagian dari proses pembentukan habitat baru.

Menurutnya, penempatan struktur juga mempertimbangkan kondisi dasar perairan di lokasi kegiatan agar struktur berada pada area yang sesuai dan stabil serta dapat mendukung perkembangan ekosistem terumbu karang.

Program rehabilitasi ini turut melibatkan masyarakat setempat. Keterlibatan tersebut dilakukan sejak tahapan sosialisasi hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Langkah tersebut diharapkan dapat membangun kepedulian bersama terhadap keberadaan kawasan rehabilitasi.

“Diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat berperan dalam menjaga dan mengawasi keberlanjutan kawasan rehabilitasi terumbu karang ini,” kata Sapri.

Terumbu karang sendiri memiliki fungsi penting bagi kawasan pesisir. Selain menjadi habitat dan tempat mencari makan berbagai biota laut, ekosistem tersebut juga berkaitan dengan keberlanjutan sumber daya perikanan serta memiliki fungsi ekologis dalam membantu melindungi wilayah pesisir dari pengaruh gelombang.

Melalui program tersebut, PT KNN menempatkan rehabilitasi terumbu karang sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Manfaat yang diharapkan tidak hanya berkaitan dengan pemulihan ekosistem, tetapi juga keberlanjutan sumber daya pesisir yang memiliki hubungan dengan aktivitas dan kehidupan masyarakat sekitar.

Kawasan rehabilitasi tersebut diharapkan dapat berkembang sebagai habitat bagi berbagai biota laut, mendukung produktivitas perikanan, menjaga keanekaragaman hayati, serta membuka peluang bagi pengembangan potensi wisata bahari di kawasan pesisir Konawe Utara.

PT KNN juga berharap keberadaan kawasan rehabilitasi dapat dijaga secara bersama-sama oleh perusahaan, masyarakat, dan para pihak terkait.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, keberlanjutan kawasan terumbu karang diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis dan sosial dalam jangka panjang.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA