Puncak Musim Kemarau,Pemprov Sultra Pastikan Tuntas Salurkan Bantuan Pompanisasi

waktu baca 3 menit
Sabtu, 14 Sep 2024 08:33 131 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID- Berdasarkan amatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan saat ini telah memasuki puncak musim kemarau di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Untuk mengantisipasi adanya kekeringan di lahan-lahan pertania , Pemerintah Provinsi Sultra sesuai instruksi Pj Gubernur Sultra,Andap Budhi Revianto telah melakukan berbagai langkah strategis diantaranya menyalurkan bantuan Pompanisasi kepada kelompok petani di kabupaten/kota di Bumi Anoa. Hal ini disampaikan  Sekda Sultra, H. Asrun Lio dalam pertemuan bersama Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) dan BMKG di ruang rapat Sekda Sultra, yang diinisiasi Pj Gubernur, Jumat (13/09/2024).

Asrun Lio menyampaikan, sejak Juli Sultra telah memasuki kemarau dan puncaknya saat ini pada September.

“Pada nanti Desember kita akan masuk musim pancaroba atau peralihan dan Januari kita masuk lagi musim hujan karena itu kita harus antisipasi ini. Mengingat dalam kemarau ada yang kekeringan sawah yang tidak terairi perlu kita antisipasi dengan pompanisasi. Pj Gubernur Sultra telah mengambil langkah-langlah antisipasi,” kata Asrun.

“Ini merupakan langkah strategis sesuai arahan Pj Gubernur,sebab Pj Gubernur sangat peduli dan konsen dengan laporan-laporan BMKG bahkan setiap hari beliau meng share berita-berita BMKG dan mengantisipasi adanya bencana kekeringan melalui program ini,” paparnya.

Ditempat yang sama Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sultra Aris Yunatas mengatakan, saat ini Sultra telah memasuki puncak musim kemarau, bahkan sudah 100% musim kemarau di Wilayah Sultra. Tetapi ucap dia, tahun ini diuntungkan dengan adanya fenomina La Nina di fase lemah.

“Sehingga ada satu dua hari hujan sehingga efek ini yang memberi keuntungan tak terjadi kekeringan ekstrim dalam musim kemarau,” terangnya.

Dikatakan, saat ini kemarau telah melalui puncaknya, sementara musim pancaroba kan terjadi pada November dan Desember mendatang.

“Bahkan Januari kita sudah memasuki musim hunan kembali. Sehingga situasi ini kita tak boleh lengah,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan pihaknya sudah menghadirkan pompanisasi di daerah. Hal ini sesuai arahan Pj . Gubernur Sultra dan Sekda Sultra.

“Saat ini kita sudah tuntaskan penyaluran Pompanisasi sebanyak 742 unit masing-masing di 17 kabupaten/kota. Sementara itu masih ada tambahan dalam proses 800 unit di beberapa titik di Sultra. Ini murni bantuan dari Kementerian pertanian kami disini bertugas mengawasi. Alhamdulillah di beberapa titik yang terjadi masalah air semua sudah terairi,” kata Rusdin.

Selain itu, terdapat 111 unit irigasi perpompaan di 12 kabupaten kota. Terbanyak ada di Konawe Selatan sekira dan 31 unit.

“Saat ini kami juga masih menunggu untuk penambahan irigasi perpompaan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapatkan bantuan di Kementerian Pertanian (Kementan) berupa benih padi 538,752 kg yang tersebar di 8 kabupaten/kota di Sultra diantaranya Kolaka, Konsel, Konawe, Bombana, Kolaka Timur (Koltim) , Muna dan Mubar.

“Bantian ini langsung paket dengan pompanya jadi benih dan pompa. Ada juga benih jagung 214,470 kg di distribusi 8 Kabupatem kota. Ini semua sudah terproses dan mereka sudah menanam karena ini kita sudah paketkan dengan pompanya. Jadi tambahan alat dan beih kita optimalkam dengan bantian benih dan pompa,” ungkapnya.

Rusdin menargetkan, Per Oktober mendatang semua alat dan benih sudah wajib terpasang di dampingi para Babinsa dan tim dari Distanak di masing-masing kabupaten kota.

Lebih lanjut, Rusdin menambahkan program tersebut yanki ditempatkan disentra produksi pangam di 17 kabupaten /kota.

“Bahkankita melalui APBD ada tambahan 8 unit sumur Bor di Konsel, Konawe dan Kota Kendari. Ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah sesuai arahan Pj gubernur agar bisa menjaga pangan kita di kaitkan dengan fenomena alam agar kondisi ini bisa kita antisipasi,” tutupnya. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA