Ketua SBSI 92 Kolaka, Ashar Rasyid. RADARKENDARI.ID – Kolaka, Sulawesi Tenggara – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 92 Kolaka menyuarakan harapan besar agar perusahaan tambang nikel raksasa, khususnya yang terlibat dalam proyek strategis nasional seperti PT CNI (Ceria Nugraha Indotama), IPIP, KNI, dan VALE, memberikan ruang lebih luas bagi tenaga kerja lokal.
Hal ini disampaikan oleh Ketua SBSI 92 Kolaka, Ashar Rasyid, dalam sebuah pernyataan hari ini, Rabu (30/07/2025).
Menurut Ashar Rasyid, dengan diberdayakannya tenaga kerja lokal, akan tercipta kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
Ini pada gilirannya akan berdampak positif pada perputaran ekonomi yang lebih baik di Kabupaten Kolaka.
“Kami berharap perusahaan-perusahaan besar yang berinvestasi di tanah Mekongga ini dapat mengutamakan warga lokal,” ujarnya.
Ashar Rasyid juga menambahkan bahwa SBSI 92 Kolaka saat ini tengah dan akan terus membangun komunikasi intensif dengan pihak perusahaan, terutama PT CNI, untuk mengupayakan pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Ia menekankan bahwa tenaga kerja lokal saat ini sudah banyak yang mempersiapkan diri dan memiliki kompetensi atau skill yang dibutuhkan di dunia pertambangan.
“Tenaga kerja lokal kita sudah siap pakai dan memiliki keahlian yang relevan,” tegasnya.
Dorongan dari SBSI 92 Kolaka ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi perusahaan tambang nikel di Kolaka demi menciptakan sinergi yang harmonis antara investasi industri dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar