Transaksi QRIS di Sultra Tembus Rp617,12 Miliar, Pengguna Capai 373 Ribu

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Okt 2026 11:34 85 redaksi

RADAR KENDARI — Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna QRIS di Sultra telah mencapai 373.622 pengguna.

Angka tersebut tumbuh 29,59 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Pertumbuhan juga terjadi dari sisi merchant. Hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 286.786 merchant QRIS yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Jumlah tersebut tumbuh 32,02 persen (yoy).

Sejalan dengan semakin luasnya akseptasi masyarakat dan pelaku usaha, nilai transaksi QRIS juga terus meningkat. Pada Agustus 2026, nominal transaksi QRIS di Sultra tercatat mencapai Rp617,12 miliar dengan volume sebanyak 6,48 juta transaksi.

Perkembangan tersebut menunjukkan semakin kuatnya penggunaan pembayaran digital dalam aktivitas transaksi masyarakat dan pelaku usaha di Sulawesi Tenggara.

Upaya memperluas akseptasi pembayaran non tunai terus dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), perbankan, regulator, pelaku usaha, serta berbagai komunitas strategis.

Sejumlah program juga telah diinisiasi untuk mendorong digitalisasi daerah, di antaranya Pekan QRIS Nasional dan QRIS Jelajah Kuliner Sulawesi Tenggara.

Penguatan komitmen bersama pemerintah daerah turut dilakukan melalui berbagai agenda, seperti High Level Meeting (HLM), rapat koordinasi, capacity building, hingga asistensi.

Di tingkat nasional dan internasional, QRIS juga mencatat capaian penting. QRIS Antarnegara meraih penghargaan dunia “50-in-5 Awards 2026” yang diberikan kepada Bank Indonesia dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 di New York, Amerika Serikat, pada 21 September 2026.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan global terhadap pengembangan keterhubungan pembayaran digital lintas negara yang interoperabel dan inklusif.

Sejak diimplementasikan pada 2022 hingga Juli 2026, transaksi QRIS Antarnegara oleh pengguna negara mitra di Indonesia mencapai 21 juta transaksi dengan nilai Rp5,90 triliun.

Sementara itu, transaksi pengguna Indonesia di negara mitra tercatat sebanyak 4,67 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp1,73 triliun.

Capaian digitalisasi pembayaran juga tercermin dari kinerja TP2DD Sulawesi Tenggara. Pada Rakornas TPID dan TP2DD yang digelar 24 September 2026, TP2DD Provinsi Sulawesi Tenggara meraih penghargaan sebagai Juara 3 TP2DD Terbaik Tingkat Provinsi se-Sulawesi.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital sekaligus mendorong perluasan transaksi non tunai di Sulawesi Tenggara.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA