UHO terus mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
RADAR KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) terus mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Penyesuaian Kurikulum Berdampak dan Pelatihan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang memuat pembelajaran berbasis studi kasus dan proyek.
Kegiatan yang digelar pada Rabu (7/10/2026) ini berlangsung secara hibrida, dengan pelaksanaan tatap muka di Hotel Same, Kota Kendari, serta partisipasi peserta secara daring melalui Zoom Conference.
Workshop tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam mengembangkan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, sekaligus memastikan proses perkuliahan selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Prof. Indriyani Nur, S.Pi., M.Si., Ph.D. Selanjutnya, workshop dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P.
Dalam sambutan pihak rektorat, ditekankan pentingnya pembaruan tata kelola pembelajaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi. Penyesuaian kurikulum dinilai perlu dilakukan agar kompetensi yang dimiliki mahasiswa sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia profesional.
Memasuki sesi materi, peserta mendapatkan pemaparan mengenai penyesuaian kurikulum berdampak berbasis OBE yang dibawakan Prof. Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T. dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang juga merupakan Tim Ahli Kurikulum Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek.
Dalam sesi yang dimoderatori Dr. Mursalim, S.Pd., M.Pd., M.Inf.Tech., peserta tidak hanya memperoleh penjelasan konseptual, tetapi juga mengikuti simulasi penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK).
Penyelarasan tersebut menjadi bagian penting dalam penerapan OBE, karena rancangan pembelajaran harus mengacu pada kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan.
Setelah istirahat, salat, dan makan siang, pembahasan dilanjutkan dengan materi strategi perancangan pembelajaran berbasis studi kasus (case-based learning) dan proyek (project-based learning). Materi kembali disampaikan Prof. Syamsul Arifin dengan moderator Dr. Sarmadan, S.Sos., M.Si.
Melalui sesi ini, dosen didorong untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih aktif dan partisipatif dengan menghubungkan materi perkuliahan pada persoalan nyata.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis masalah, berpikir kritis, berkolaborasi, dan menghasilkan solusi.
Penguatan materi kemudian dilanjutkan melalui praktik penyusunan skenario tugas berbasis analisis kasus dan proyek riil mulai pukul 14.00 WITA.
Di bawah bimbingan narasumber, peserta menyusun rancangan tugas sekaligus merancang rubrik penilaian untuk mengukur pencapaian kompetensi mahasiswa secara transparan dan terukur.
Pada sesi berikutnya, peserta mempraktikkan penyusunan RPS berbasis OBE dengan mengintegrasikan pembelajaran studi kasus dan proyek. Rancangan tugas serta rubrik penilaian yang telah disusun kemudian dimasukkan ke dalam dokumen RPS.
Proses tersebut mencakup pemetaan Sub-CPMK, penetapan indikator keberhasilan, pengaturan alokasi waktu perkuliahan, hingga penentuan bobot penilaian secara proporsional.
Melalui praktik langsung tersebut, dosen diharapkan tidak hanya memahami konsep OBE secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di program studi masing-masing.
Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 16.30 WITA melalui acara penutupan yang dipimpin Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO.
Melalui workshop ini, UHO berharap seluruh program studi dapat mengimplementasikan RPS berbasis OBE secara konsisten dan berkelanjutan.
Penerapan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran, didukung metode studi kasus dan proyek, diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar