Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran Blokir Wartawan, Begini Tanggapan Kominfo

waktu baca 3 menit
Kamis, 22 Okt 2026 17:49 223 redaksi

RADAR KENDARI – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahurianto, membantah kabar yang menyebut Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memblokir kontak wartawan maupun masyarakat.

Sahurianto menegaskan, pesan WhatsApp yang belum mendapat balasan tidak serta-merta menandakan nomor pengirim telah diblokir.

“Ibu Wali Kota tidak pernah memblokir kontak siapa pun. Mungkin saat dihubungi, HP beliau sedang dalam kondisi diistirahatkan atau beliau sedang dalam perjalanan di atas pesawat sehingga pesan tidak langsung terbalas,” tegas Sahurianto dilansir dari Media Online Kongkritpost.com , Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, ada sejumlah kemungkinan yang menyebabkan pesan tidak langsung direspons, termasuk kondisi telepon seluler yang tidak sedang digunakan serta padatnya agenda perjalanan dinas Wali Kota.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tetap membuka ruang komunikasi bagi masyarakat dan insan pers.

Nomor WhatsApp Wali Kota, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun permintaan konfirmasi terkait penyelenggaraan pemerintahan.

Sahurianto mengakui, padatnya agenda pemerintahan dan kunjungan kerja terkadang membuat Wali Kota tidak dapat merespons setiap pesan secara langsung. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berarti akses komunikasi sengaja ditutup.

Di sisi lain, sejumlah wartawan mengaku mengalami kendala saat hendak menghubungi Siska Karina Imran untuk mengonfirmasi informasi yang akan dipublikasikan.

Salah satu wartawan, Riri (nama samaran), mengaku pesan WhatsApp yang dikirimkannya hanya menunjukkan centang satu ketika ia berupaya meminta konfirmasi terkait pemberitaan.

“WA kami itu sudah centang satu. Padahal kami mau konfirmasi masalah pemberitaan agar publikasi kami berimbang,” ungkap Riri, Rabu (21/10/2026).

Pengalaman serupa disampaikan wartawan lainnya, Wawan. Ia mengaku tidak dapat menghubungi Siska melalui WhatsApp dan menduga nomor kontaknya telah diblokir.

Menurut Wawan, konfirmasi merupakan bagian penting dalam proses jurnalistik untuk memastikan kelengkapan data, menguji informasi, serta memberikan kesempatan kepada pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan.

Ia menyayangkan apabila akses komunikasi dengan kepala daerah mengalami kendala, terutama ketika wartawan membutuhkan keterangan mengenai kebijakan pemerintah, program pembangunan, pelayanan publik, maupun persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

“Sebagai kepala daerah, Wali Kota Kendari menjadi salah satu sumber informasi penting bagi wartawan, khususnya terkait kebijakan pemerintah, program pembangunan, pelayanan publik, serta berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat,” ungkap Wawan.

Ia berharap komunikasi antara pejabat publik dan insan pers tetap terbuka sehingga proses konfirmasi dapat berjalan dengan baik dan pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat memenuhi prinsip keberimbangan.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan langsung dari Siska Karina Imran mengenai dugaan tersebut maupun alasan yang melatarbelakanginya.

Redaksi tetap membuka ruang bagi Wali Kota Kendari untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan guna melengkapi informasi dalam pemberitaan ini. (Adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA