Data Sensus Ekonomi 2026 Terlindungi, BPS Gunakan Enkripsi dan Sistem Keamanan Berstandar Internasional

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Jul 2025 14:32 131 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID, Kendari, Sulawesi Tenggara – Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan jaminan keamanan dan kerahasiaan data pelaku usaha yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026.

Direktur Statistik Distribusi BPS, Sarpono, menegaskan komitmen ini dalam sebuah talkshow di Jakarta, Jumat (11/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa BPS menerapkan sistem pengamanan berlapis yang meliputi aspek operasional dan teknologi informasi.

Petugas sensus telah dilatih khusus dan diwajibkan menandatangani perjanjian kerja untuk menjaga kerahasiaan data.

Dari sisi teknologi, BPS menggunakan enkripsi end-to-end dan sistem keamanan yang memenuhi standar Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta telah tersertifikasi ISO 27001.

Sistem ini memastikan hanya pihak berwenang yang dapat mengakses data.

Untuk memastikan transparansi dan keamanan di lapangan, setiap petugas sensus dilengkapi atribut resmi, termasuk rompi dan tanda pengenal dengan barcode.

Mereka juga diwajibkan melapor kepada ketua RT atau pengelola lokasi sebelum melakukan pendataan.

Sensus Ekonomi 2026, yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, bertujuan untuk memetakan perkembangan seluruh sektor usaha non-pertanian di Indonesia.

Data yang dikumpulkan, meliputi nama dan alamat usaha, jumlah tenaga kerja, nilai penjualan, dan informasi modal, akan digunakan untuk menyusun kebijakan pembangunan ekonomi nasional yang lebih akurat dan terarah.

Sensus terakhir dilakukan pada tahun 2016, dan sensus kali ini akan mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur dan dinamika perekonomian Indonesia.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA