200 Karya Kaligrafi dari 50 Negara Dipamerkan di STQH Nasional Kendari Sulawesi Tenggara

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Okt 2025 23:04 157 radarkendari.id

Kendari, Sulawesi Tenggara – Gema Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, semakin meriah dengan kehadiran pameran kaligrafi internasional.

Jakarta Islamic Center (JIC) menghadirkan sekitar 200 karya kaligrafi dari seniman yang berasal dari 50 negara untuk dipamerkan kepada masyarakat umum.

“Hari ini adalah hari ketiga dari pameran kaligrafi internasional yang dilaksanakan oleh JIC. Program ini menghadirkan kurang lebih 200 karya dari 50 negara,” kata Ketua Panitia Pameran Internasional Kaligrafi Islam 2025, Dipo Hairul Islami, saat ditemui di Kendari, Senin dikutip dari Media LKBN Antara.

Karya seni yang dipajang tidak hanya berasal dari kaligrafer internasional, tetapi juga mencakup kontribusi dari seniman lokal Indonesia. Pameran ini mengusung tema “The Power of Quran Miracle” (Keajaiban Al Quran), bertujuan menampilkan keindahan Al-Qur’an melalui seni.

“Diharapkan melalui pameran kaligrafi, karena STQ itu kan bicara seputar Al-Qur’an, kemudian hadis, dan tentu ini sangat membantu dalam merangkai kegiatan ini karena di sini kan ada keindahan-keindahan tentang Al-Qur’an,” jelas Dipo.

Antusiasme Kunjungan Meningkat dan Seminar Internasional

Antusiasme pengunjung dilaporkan terus meningkat. Berdasarkan buku register, pada hari Sabtu (11/10) dan Minggu (12/10), pameran mencatat 100 hingga 200 pengunjung.

Peningkatan ini berlanjut pada Senin (13/10) pagi, dengan sekitar 100 pengunjung sudah tercatat.

Untuk memperdalam apresiasi seni kaligrafi, panitia mengagendakan seminar internasional pada Senin siang. Seminar ini akan diisi oleh seniman sekaligus kurator internasional, Mr. Gori Yusuf Husein dari India.

Pameran yang dibuka secara gratis bagi masyarakat umum ini diharapkan dapat memberikan nilai positif dan membangkitkan gairah seni kaligrafi di kalangan warga Sultra.

Penulis : La Ode Muh. Deden Saputra

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA