Kepala BPMP Sultra, Junaiddin Pagala, ST.,MT bersama jajaran meninjau salah satu pembangunan sekolah di Sultra. Konawe, Sulawesi Tenggara – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara (BPMP Sultra) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Program Revitalisasi Sekolah.
Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 18 hingga 21 November ini menyasar satuan pendidikan di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Sebagai tindak lanjut dari program tersebut, Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Tenggara, Junaiddin Pagala, S.T., M.T., bersama tim secara langsung terjun ke lapangan untuk memantau progres pembangunan sekolah sasaran Program Revitalisasi, khususnya di Kabupaten Konawe.
Pemantauan intensif ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 19 dan 20 November 2025, dengan mengunjungi total tujuh sekolah di wilayah tersebut.

Tampak salah satu pembangunan sekolah di Sultra.
Pada hari pertama, Selasa (19/11), kunjungan difokuskan pada tiga sekolah dasar, yakni SD Negeri 2 Parauna, SD Negeri Andabia, dan SD Negeri Karya Bakti. Sementara pada hari kedua, Rabu (20/11), pemantauan dilanjutkan ke empat satuan pendidikan dengan jenjang yang beragam: TK Negeri Pembina Lambuya, SMAN 1 Uepay, SD Negeri 2 Waworoda, dan SMAN 1 Asinua.
Dalam setiap kunjungan, Junaiddin Pagala berinteraksi langsung dengan kepala sekolah dan tim pelaksana proyek revitalisasi. Interaksi ini mencakup pengecekan perkembangan fisik pembangunan, evaluasi kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan awal, serta identifikasi berbagai kendala yang mungkin timbul di lapangan.
Junaiddin Pagala menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan program.
“Selain memeriksa progres di lapangan, kami juga menyampaikan pentingnya pembaruan laporan secara rutin terkait persentase progres pembangunan. Hal ini diperlukan agar proses monitoring dapat berjalan lebih efektif dan seluruh pihak tetap berada pada jalur yang tepat sesuai jadwal pelaksanaan,” ujarnya.
Kehadiran Kepala BPMP Sultra di sekolah-sekolah tersebut juga menjadi bentuk dukungan moral yang signifikan bagi pihak sekolah dalam menyukseskan Program Revitalisasi.
Selain pemantauan fisik, pada kesempatan yang sama, setiap sekolah juga mendapatkan informasi mengenai Lomba Dokumentasi Program Revitalisasi Pembelajaran Tahun 2025.
Lomba ini diharapkan dapat mendorong kreativitas sekolah dalam mendokumentasikan proses revitalisasi, sekaligus memfasilitasi pertukaran praktik baik antar satuan pendidikan.
Kegiatan pendampingan dan pemantauan langsung ini diharapkan tidak hanya memastikan kelancaran teknis program, tetapi juga memperkuat koordinasi dan sinergi antara BPMP Sultra, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan.
Dengan kolaborasi yang solid, Program Revitalisasi Sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan pada akhirnya mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak di Sulawesi Tenggara.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar