Kadis Cipta Karya dan Bina Konstruksi Provinsi Sultra, Martin Effendy Patulak. RADARKENDARI.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Cipta Karya dan Bina Konstruksi memastikan bahwa proyek pembangunan Stadion Lakidende akan terus berjalan.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Bina Konstruksi Sultra, Martin Effendy Patulak, mengungkapkan bahwa rencana anggaran untuk kelanjutan pembangunan fisik stadion tersebut telah dibahas bersama DPRD untuk tahun anggaran 2026.
Dalam keterangannya, Martin menjelaskan bahwa proses pembangunan dilakukan secara bertahap, mengingat masih ada beberapa kendala non-teknis yang harus diselesaikan terlebih dahulu, terutama terkait pembebasan lahan di area stadion.
“Pembangunan tetap berjalan, kemarin kita sudah bahas anggarannya di DPR untuk tahun 2026. Namun, prosesnya bertahap karena kita harus menyelesaikan dulu persoalan sengketa lahan,” ujar Martin, Selasa (23/12/2025).
Martin menegaskan bahwa Dinas Cipta Karya hanya fokus pada aspek pembangunan fisik infrastruktur. Terkait persoalan hukum dan pembebasan lahan, hal tersebut merupakan kewenangan instansi lain.
Misalnya, Pembangunan Fisik: Ditangani oleh Dinas Cipta Karya dan Bina Konstruksi, Pembebasan Lahan: Ditangani oleh Dinas Perumahan, Masalah Hukum/Sengketa: Ditangani oleh Biro Hukum dan BPKAD.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini masih ada satu titik lahan yang statusnya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) namun masih dalam proses komunikasi dengan pemilik lahan.
“Setelah masalah lahan ini clear (bersih), baru kita masuk ke proses lelang pembangunan,” tambahnya.
Menanggapi kekhawatiran warga mengenai dampak pembangunan terhadap pemukiman di sekitar stadion, Martin menjelaskan bahwa fokus pembangunan saat ini masih berada di area struktur stadion yang lama.
Hal ini diharapkan dapat meminimalisir dampak langsung terhadap rumah warga yang berada di bagian belakang kawasan tersebut.
Pemerintah berharap proses administrasi dan sengketa lahan dapat segera tuntas agar proses lelang dapat segera dilaksanakan sesuai jadwal pada tahun 2026 mendatang.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar