UHO Kukuhkan Delapan Guru Besar, Perkuat Tradisi Keilmuan dan Inovasi Kampus

waktu baca 3 menit
Senin, 9 Feb 2026 12:35 90 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tradisi akademik dengan mengukuhkan delapan guru besar.

Pengukuhan dipimpin langsung Plt Rektor UHO, Dr. Herman, dalam upacara Senat Luar Biasa di Auditorium Mokodompit UHO, Senin (9/2/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Herman berharap para profesor yang baru dikukuhkan mampu menghadirkan aksi nyata untuk memajukan UHO sesuai bidang keilmuan masing-masing.

“Kami berharap penyematan guru besar ini dapat memberikan kontribusi konkret bagi kemajuan universitas,” ujarnya di kutip dari Kendari Pos.

Adapun delapan guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Akhmad Marhadi, M.Sos., M.Si.; Prof. Dr. Fransiscus Suramas Rembon, M.Sc.; Prof. Dr. Ir. Rachmawati Hasid, M.Si.; Prof. Dr. Wali Aya Rumbia, S.E., M.Si.; Prof. Dr. Eng. Ir. Lucas Kano Manggala, S.T., M.T., IPM.; Prof. Dr. Ir. Ahmad Syarif Sukri, S.T., M.T., IPM.; Prof. Dr. Anas Nikoyan, M.Si.; serta Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, S.T., M.Eng.

Para guru besar tersebut berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Ilmu Budaya (1 orang), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (1 orang), Fakultas Pertanian (3 orang), dan Fakultas Teknik (3 orang).

Saat ini, UHO memiliki sekitar 1.600 dosen. Dari jumlah tersebut, tercatat 170 guru besar, dengan rincian 143 telah dikukuhkan, delapan yang dikukuhkan hari ini, dan 19 lainnya segera menyusul. Persentase guru besar UHO pun mencapai 11,4 persen.

“Sebagai pelaksana tugas rektor, saya diberi amanah untuk mendorong peningkatan jumlah guru besar minimal 10 persen dari total dosen. Alhamdulillah, capaian tersebut telah melampaui target,” jelas Dr. Herman.

Ia menegaskan, jabatan guru besar bukan sekadar gelar akademik, melainkan amanah moral dan tanggung jawab keilmuan.

“Guru besar adalah wujud pengamalan ilmu. Semakin besar kontribusi yang diberikan kepada masyarakat, semakin bermakna pula raihan profesor tersebut,” terangnya.

Dr. Herman juga menekankan pentingnya produktivitas karya, terutama dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, para guru besar diharapkan menjadi motor penggerak inovasi, peningkatan kualitas riset, dan penguatan reputasi institusi.

“Saya mewakili seluruh civitas akademika UHO mengucapkan selamat kepada para dosen yang telah mencapai jabatan guru besar. Semoga membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa dan negara,” ucapnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, S.T., M.Eng., mengungkapkan rasa bangga atas pengukuhan tersebut.

Ia menyebut capaian guru besar sebagai tonggak tertinggi perjalanan akademik yang harus dibuktikan melalui karya nyata.

“Dengan penghargaan ini, kami dituntut terus berkontribusi dan menghadirkan dampak positif, baik bagi mahasiswa, kualitas penelitian, maupun akreditasi institusi,” tuturnya.

Ia berharap para guru besar dapat semakin aktif dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembimbingan mahasiswa.

“Kami juga berharap lulusan UHO ke depan memiliki wawasan global, pengetahuan kuat, dan keterampilan mumpuni agar mampu bersaing di era kompetitif,” pungkasnya.

Penulis : E w i n

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA