Koperasi Desa Merah Putih di Sulawesi Tenggara Sukses Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok Melalui Pelindo TPK Kendari

waktu baca 2 menit
Sabtu, 21 Feb 2026 19:57 265 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menorehkan sejarah baru.

Koperasi Desa Merah Putih Awunio sukses menembus pasar ekspor Tiongkok dengan pengiriman perdana 50 ton arang tempurung kelapa senilai Rp734 juta.

Yang membanggakan, pengiriman internasional ini dilakukan melalui fasilitas Pelindo Terminal Petikemas Kendari di Kendari New Port, menegaskan peran strategis pelabuhan modern tersebut sebagai gerbang ekspor Sultra ke dunia.

Pelepasan ekspor perdana dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, Sabtu (21/2/2026).

Momentum ini menjadi tonggak penting, karena Koperasi Desa Merah Putih Awunio tercatat sebagai koperasi desa pertama di Indonesia Timur yang mampu menembus pasar global.

Komoditas arang tempurung kelapa tersebut merupakan hasil produksi masyarakat di Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan.

Berdasarkan data Bea Cukai, koperasi ini juga menjadi koperasi kedua secara nasional yang berhasil melakukan ekspor perdana, menunjukkan bahwa koperasi desa mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan berdaya saing tinggi di pasar internasional.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Hugua mengapresiasi Dinas Koperasi dan seluruh pihak yang telah melakukan pembinaan intensif hingga produk koperasi bisa menembus pasar luar negeri.

Ia menegaskan keberhasilan ini adalah buah kolaborasi pemerintah daerah, koperasi, pelaku usaha, serta dukungan infrastruktur pelabuhan modern.

“Ekspor perdana ini harus menjadi awal dari langkah berkelanjutan untuk memperluas akses pasar global, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi,” ujar Hugua.

Keberangkatan ekspor melalui Pelindo TPK Kendari dinilai menjadi bukti kesiapan Sultra dalam mendukung rantai logistik ekspor yang efisien.

Dengan fasilitas petikemas modern dan konektivitas pelayaran internasional, pelabuhan ini diharapkan menjadi simpul utama pengiriman komoditas unggulan Sultra ke berbagai negara.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sendiri berkomitmen terus mendorong hilirisasi produk lokal dan penguatan koperasi agar semakin kompetitif di pasar global.

Ke depan, keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih Awunio diharapkan menginspirasi koperasi lain di Sultra untuk berani menembus pasar internasional.

Ekspor perdana ini bukan hanya prestasi koperasi desa, tetapi simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan Sultra—dari desa menuju pasar dunia, berangkat dari Kendari menuju Tiongkok melalui Pelindo TPK Kendari.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA