BPJS Kesehatan Imbau Peserta JKN Lakukan Skrining Kesehatan Sebelum Libur Lebaran

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Mar 2026 19:46 185 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Menjelang masa cuti bersama dan libur Lebaran, BPJS Kesehatan mengimbau seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk melakukan Skrining Riwayat Kesehatanguna mendeteksi dini potensi penyakit kronis.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, mengatakan skrining kesehatan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi risiko penyakit sejak awal.

Bahkan, mulai 6 Maret 2026, peserta JKN yang belum melakukan skrining pada tahun ini akan diminta mengisinya terlebih dahulu sebelum mengakses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Skrining Riwayat Kesehatan penting untuk mendeteksi risiko penyakit kronis yang mungkin saja dialami masyarakat. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat pula bisa diantisipasi dan ditangani,” ujar Rizzky, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan, peserta JKN dapat melakukan skrining dengan berbagai cara, mulai dari melalui aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, situs resmi BPJS Kesehatan, hingga langsung mendatangi FKTP tempat peserta terdaftar.

Prosesnya pun relatif singkat, hanya sekitar 5–10 menit, dengan mengisi beberapa pertanyaan terkait gaya hidup, riwayat penyakit pribadi, serta riwayat kesehatan keluarga.

Data BPJS Kesehatan mencatat, sepanjang Januari–Februari 2026, sedikitnya 22,68 juta peserta JKN telah melakukan skrining riwayat kesehatan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 7,1 juta peserta atau 39 persen terindikasi berisiko mengalami penyakit kronis seperti hipertensi, stroke, dan penyakit jantung.

Rizzky mengimbau peserta yang terdeteksi berisiko untuk segera memeriksakan diri ke FKTP agar mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan penanganan medis dari dokter.

Menurutnya, skrining kesehatan ini dilakukan setahun sekali bagi peserta JKN yang berusia 15 tahun ke atas. Program tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit melalui pendekatan promotif dan preventif.

Selain melakukan skrining, BPJS Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar rutin memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Pengecekan dapat dilakukan melalui PANDAWA, aplikasi Mobile JKN, maupun layanan BPJS Kesehatan Care Center 165.

“Selagi masih sehat, sempatkanlah untuk mengecek status kepesertaan JKN. Prosesnya tidak lama, tetapi sangat penting agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan,” tutup Rizzky.

Jika Anda mau, saya juga bisa buatkan versi berita yang lebih tajam ala media online (dengan judul lebih klikbait dan lead lebih kuat) seperti yang biasa dipakai portal berita daerah.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA