Kepala BPTD Sultra Husni Mubarak, (Foto : Saharuddin/Antara News) RADARKENDARI.ID — Mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran 2026 di Sulawesi Tenggaratercatat sangat tinggi.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra menyebut 50,6 persen warga melakukan perjalanan mudik, atau setara dengan sekitar 1,1 hingga 1,3 juta orang dari total populasi.
Kepala BPTD Sulawesi Tenggara, Husni Mubarak, dilansir dari Media Online Antara News, mengungkapkan bahwa angka tersebut dihimpun dari posko angkutan Lebaran yang tersebar di berbagai titik strategis.
Menurutnya, tingginya angka pergerakan ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk pulang kampung tetap kuat, sekaligus menjadi indikator meningkatnya aktivitas transportasi di wilayah kepulauan seperti Sultra. “Pergerakan terjadi melalui berbagai moda transportasi,” jelasnya.
Husni menjelaskan, mobilitas pemudik tidak hanya didominasi jalur darat, tetapi juga melibatkan transportasi laut dan udara. Kondisi geografis Sulawesi Tenggara yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan membuat distribusi arus mudik tersebar di banyak simpul transportasi.
Hal ini menuntut kesiapan lintas sektor, mulai dari pengelola transportasi, pemerintah daerah, hingga aparat keamanan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.
Menghadapi lonjakan mobilitas tersebut, BPTD Sultra menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pemudik. Pengawasan dilakukan secara intensif di terminal, pelabuhan, hingga titik-titik pengawasan kendaraan.
Selain itu, koordinasi dengan berbagai stakeholder juga terus diperkuat guna meminimalkan potensi gangguan selama arus mudik dan balik.
Tingginya angka mudik tahun ini juga menjadi sinyal positif terhadap pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Dengan jumlah pergerakan yang mencapai lebih dari separuh populasi, momentum Lebaran 2026 dinilai tidak hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai penggerak roda ekonomi, khususnya di sektor transportasi dan jasa.
BPTD Sultra pun optimistis, dengan pengelolaan yang baik dan sinergi lintas instansi, mobilitas masyarakat ke depan dapat terus berjalan aman, lancar, dan semakin berkualitas.
Penulis : Saharuddin
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar